Tesla Terus Berjuang untuk Mendapat Merek Dagang Robotaxi Pasca Penolakan Awal

Spread the love





,


Jakarta




Tesla

Masih mencoba untuk memperoleh merek dagang ‘صند

Robotaxi

‘untuk barang mobilnya yang akan menyediakan layanan
ride-hailing
Atau mungkin taksi online generasi selanjutnya. Permintaan Tesla sudah ditolak oleh Kantor Merek Dagang dan Paten Amerika Serikat (USPTO), sebab dinilai terlalu umum. Namun, permohonan atau pengajuan baru telah diajukan dan saat ini sedang dipertimbangkan oleh pihak tersebut.

Selain itu, aplikasi Tesla untuk mendaftarkan merek dagang Cybercab sudah dibatalkan lantaran beberapa perusahaan lain juga mencoba memperoleh hak atas merek ‘Cyber’. Salah satunya adalah sebuah firma yang telah mengajukan pendaftaran banyak merk terkait dengan aksesori dari Cybertruck bekas.

Dilansir
Tech Crunch
Pada tanggal 6 Mei 2025, USPTO merilis dokumen yang disebut ‘nonfinal office action’ untuk pengajuan baru merek dagang ‘Robotaxi’. Ini berarti Tesla punya tenggat waktu tiga bulan untuk menyampaikan tanggapannya; jika tidak, USPTO akan menolak aplikasi tersebut.

Tesla telah mengajukan permohonan merek dagang tersebut pada Oktober 2024. Pada saat yang sama, perusahaan kepunyaan Elon Musk ini meluncurkan Cybertruck, kendaraan listrik dirancang khusus yang direncanakan akan dioperasikan suatu hari nanti dalam program jasa pengiriman otomatis. Selain itu, Tesla juga mendaftarkan dua aplikasi merek dagang lain bernama ‘Robobus’, yang sedang ditinjau oleh USPTO.

Permintaan merek dagang yang telah ditolak oleh Tesla kemudian diajukan kembali ke pemeriksa USPTO pada tanggal 14 April. Berdasarkan dokumen aplikasi awal, Tesla berencana untuk menggunakan istilah tersebut merujuk pada “kendaraan; kendaraan listrik otonom; mobil; serta komponen-komponennya.”

Bukan dikarenakan keberadaan merek dagang dengan nama yang sama yang telah didaftarkan terlebih dahulu, USPTO menolak permohonan tersebut karena dianggap sebagai deskripsi yang lengkap. Mereka menyebut bahwa kata ‘Robotaxi’ juga sudah dipergunakan oleh sejumlah perusahaan lain untuk menjelaskan produk dan jasa mirip, sehingga berubah menjadi sebuah istilah umum atau generic.

Tesla diperbolehkan untuk mengajukan kembali bukti serta argumentasi guna memperkuat permintaannya tersebut. Apabila hal ini dipenuhi, USPTO berharap Tesla dapat menyerahkan rincian fakta, panduan pengguna, selebaran informasi, materi promosi, serta screenshot dari situs web penanggung jawab yang berkaitan dengan produk atau layanan pada permohonan mereka.

Singkatnya, Tesla harus mengajukan rancangan khusus ke USPTO yang menjelaskan alasannya berhak atas merek dagang ‘Robotaxi’.

USPTO juga mencatat bahwa Tesla perlu memberitahu mereka apabila terdapat pesaing yang menggunakan istilah Robo, Robot, atau Robotic dalam pengiklanan produk dan/atau layanan serupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *