Rupiah Terkoreksi 0,33% menjadi 16.862 per Dolar AS pada Selasa (22/4)

Spread the love


seputarmaluku.com.CO.ID –


JAKARTA

Nilai tukar rupiah di pasar spot awal hari ini mengalami penurunan ketika dibandingkan dengan dolar AS, meskipun kemarin telah menunjukkan kebangkitan.

Mengutip data
Bloomberg
, Selasa (22/4) pukul 09.15 WIB berada di posisi Rp 16.862 untuk setiap dolar AS. Nilai tukar rupiah spot mengalami depresiasi sebesar 0,33% jika dibandingkan dengan harga penutupan pada hari Senin (21/4), yaitu di angka 16.807 rupiah per dolar AS.

Sebelumnya, menurut laporan dari situs web maluku.com, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebutkan bahwa peningkatan nilai rupiah kemarin disebabkan oleh pelemahan dollar Amerika Serikat akibat ketakutan pasar tentang adanya intervensi Presiden AS Donald Trump dalam urusan kebijakan Federal Reserve.

Hal ini mengundang keprihatinan terkait kemerdekaan bank sentral AS itu.

Di dalam negeri, informasi mengenai transaksi perdagangan Indonesia juga membawa sinyal yang baik. “Transaksi perdagangan secara keseluruhan melebihi dugaan dan menunjukkan defisit sebesar US$ 4,33 miliar,” kata Lukman pada hari Senin (21/4).

Rupiah diperkirakan masih berpotensi menguat pada perdagangan Selasa (22/4), meski investor cenderung bersikap wait and see menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada Rabu (23/4).

Di sisi lain, Nanang Wahyudin dari Koordinator Riset dan Pendidikan Valbury Asia Futures mengungkapkan bahwa ancaman pelemahan nilai tukar rupiah tetap ada karena adanya ketidaktentuan terkait arah kebijakan moneter AS.

Lukman dan Nanang sama-sama mengestimasi bahwa nilai tukar rupiah akan bervariasi antara Rp 16.750 sampai dengan Rp 16.850 di pasar hari Selasa (22/4).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *