seputarmaluku.com
– Terakhir kali Anda membersihkan tikar tersebut kapan?
kamar mandi
Anda?
Apabila lupa, mungkin Anda perlu melihat keadaan saat ini dan langsung memulai pembersihannya.
Keset diciptakan untuk mencegah kejadian slip dan jatuh serta memperbaiki rasa nyaman.
Selaras dengan penggunaan yang berkelanjutan, keset dapat mengalami kotoran dari waktu ke waktu, terlebih lagi jika keset tersebut terbuat dari bahan karet.
Membersihkan karpet di kamar mandi tak memerlukan banyak waktu. Akan tetapi, banyak yang melupakan hal ini.
Ternyata membersihkan kamar mandi dengan tepat dan rutin dapat menghindari pembentukan kotoran serta pertumbuhan bakteri, jamur kaki, dan baunya tak menyenangkan.
Oleh karena itu, usahakan untuk secara teratur menyuci seluruh bagian dari perabotan yang ada di dalam kamar mandi termasuk keset.
Untuk membersihkan keset dengan bahan dasar karet, terdapat beberapa metode yang dapat Anda aplikasikan agar menjadi sangat bersih.
Lihat berikut ini selengkapnya.
Cara Memperbaiki Keset Karet di Kamar Mandi
Berikut adalah beberapa metode yang dapat dicoba untuk membersihkan keset karet Anda:
Cukup gunakan bahan-bahan seperti cuka dan pemutih. Silakan simak cara-cara di bawah ini yang dikutip dari
tipsbulletin
.
1. Gunakan Pemutih
Pemutih merupakan disinfektan yang ampuh dalam menyingkirkan jamur berwarna hitam ketika Anda sedang mandi serta dapat membersihkan noda pada bahan karet.
Bagi pekerjaan tersebut, yang dibutuhkan adalah sabun pencuci piring, pengharum air, kuas bersih, sarung tangan lateks, dan cuka putih (jika tersedia).
Dimulai dengan melepaskan keset kamar mandi dari lantai agar bagian bawahnya yang berbahan karet tidak lagi bersentuhan dengan permukaan.
Gunakan ember atau wadah pencucian lalu tuangkan air hangat ke dalamnya. Setelah itu, kenakan sarung tangan karet ketika berurusan dengan zat kimia seperti pembersih lantai.
Nyalakan pintu dan jendela di kamar mandi supaya udara mengalir dengan lancar. Uap pemutih bisa membuat kepala terasa puyeng.
Hindari memasukkan pembersih putih ke dalam air hangat di bathtub, sebab hal itu bisa mengeraskan tingkat asap yang timbul.
Tuangi dua cangkir pemutih klorin dan isi satu penutup dengan detergent pakaian ke dalam bak mandi yang sudah terisi air, lalu pergunakan sikat berserat halus untuk menyikat keset mulai dari atas hingga ke bawah.
Cuci bersih keset tersebut, lalu tiriskan airnya dan rendam kembali dengan air.
Apabila lantai kamar mandi terlihat masih bercak jamur atau berubah warna, tambahkan secuil cuka putih guna memperbaikinya. Lakukan langkah-langkah tadi sesuai kebutuhan.
Bergantung sampai kering di luar pada tiang jemur atau di area mencuci.
Pasanglah kembali tikar di kamar mandi setelah yakin telah betul-betul kering untuk mencegah pertumbuhan jamur.
2. Gunakan Cuka Putih
Cuka putih yang berbentuk asam sangat efektif dan berkhasiat dalam menghilangkan noda.
Bahkan bisa menyingkirkan noda air kotor, minyak, bakteri, serta jamur dari permukaan yang lembap.
Hal ini bisa dipakai untuk mengelap keramik di area pancuran, tikar penyedot debu, gorden, atau pintu gerbang kaca dari shower.
Agar meracik pembersih buatan sendiri, Anda memerlukan 1 sendok makan deterjen pencuci piring, 1 cangkir cuka putih distilasi, air, serta jus lemon (terserah jika ingin menambahkannya).
Masukkan bahan ke dalam botol semprotnya Anda, kemudian goncang untuk mengaduknya.
Apabila berencana menukar minyak essensial seperti tea tree, lemon, atau eucalyptus dengan jus lemon, sebaiknya pakai botol sprayer dari kaca amber demi alasan keselamatan.
Sebar pembersih pada permukaan kamar mandi layaknya sebuah keset dan biarkan campuran tersebut mengendap selama lima sampai sepuluh menit.
Basuh dengan menggunakan spons atau sikat yang lembut. Lakukan kembali secara berkala sampai sungguh-sungguh bersih.
Setelah itu bilas dan gantung untuk mengeringkan di luar menggunakan tali jemuran atau letakkan di area cucian. Pasang kembali keset ke dalam kamar mandi hanya setelah pastikan bahwa keset telah betul-betul kering guna mencegah pertumbuhan jamur.
