Untuk pemilik atau pengguna harus mengetahui fungsinya tombol kecil pada mobil matic yang disebut shift lock.
Pada sejumlah kendaraan matic lainnya, fitur shift lock kadang memiliki bentuk seperti lubing kecil yang dapat dipicu dengan menggunakan kuncinya.
Untuk tipe shift lock dengan model tombol, dapat ditemukan pada Toyota Rush. Sementara itu, jenis lainnya berupa lubang kecil terdapat pada Nissan Grand Livina generasi awal (L10 dan L11).

Untuk apa sih fungsi dari fitur shift lock ini? ternyata cukup vital ketika pengemudi mobil otomatis memarkirkan kendaraannya secara sejajar.
Saat menggunakan fungsi shift lock, tuas transmisi mobil dengan sistem otomatis akan dipindahkan dari posisi P (Parkir) ke N (Netral) ketika mesin sudah mati.

Maka, apabila tuas berada pada posisi N, mobil otomatis yang terparkir sejajar dapat didorong atau dipindahkan posisinya.
Jadi dipastikan nggak akan diganggu sama petugas parkir lagi karena mobil kamu gak bisa diterpush ketika memarkirkan secara sejajar hihi..
Penggunaan fungsi shift lock pada mobil matic ini terbilang sangat sederhana.
Pertama-tama, sesudah mobil matic ditempatkan pada posisi yang tepat, pindahkan gigi transmisinya ke posisi P lalu matikan mesin kendaraan tersebut.
Kedua, aktifkan fitur shift lock dengan menekan tombolnya yang terletak pada panel transmisi otomatis di sudut kanan atas.
Jika shift lock berbentuk lubang, cukup masukkan kuncinya ke dalam lubang itu dan tekan perlahan-lahan.
Ketiga, dengan menekan tombol shift lock, pindahkan gigi transmisi otomatis ke posisi N.
Dan sebelum meninggalkan mobil,pastikan tuas rem tangan telah dimatikan terlebih dahulu untuk memungkinkan penggeseran atau penarikan kendaraan tersebut.
Apabila khawatir mobil bergerak sendiri karena permukaan tempat parkirnya condong ke bawah, coba ganjalkan rodanya dengan batu.
Terakhir, pastikan pintu mobil matic tertutup rapat serta ingatlah untuk memasang kunci pengamanannya.
