bali.
, DENPASAR –
Kejati Bali
Sekarang telah ditambahkan Asisten Pidana Militer (Aspidmil), mirip dengan yang lainnya.
Jabatan terbaru ini menambahkan peran dari Asisten Intelijen (Asintel), Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), Asisten Tindak Pidana Korupsi (Aspidsus), Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun), serta Asisten Pembinaan.
Posisi baru
Aspidmil Kejati Bali
dipegang oleh Kolonel Kum Wirdel Boy.
Kolonel Kum Wirdel Boy diperkenalkan sebagai Kepala Kejaksanan Tinggi Bali oleh Ketut Sumedana di Auditorium ST Burhanuddin Kejaksaan Tinggi Bali, kemarin (19/5).
Pelantikan
Kolonel Kum Wirdel Boy
Dihadiri oleh Wakil Ketua Bali Lila Agustina, seluruh staf, Kepala Kejaksaan Negeri di Bali, koordinator, Kabid Tata Usaha serta petugas berpangkat struktural.
“Posisi Aspidmil adalah tanggung jawab besar yang menekankan kejujuran, kemampuan, dan catatan kerja yang telah dibuktikan,” demikian pernyataan Kajati Bali Ketut Sumedana seperti dikutip dari Antara.
Kajati Bali menggarisbawahi kesulitan adanya dua sistem hukum dalam tugas Aspidmil, di mana lembaga ini dituntut untuk dapat mempertahankan keseimbangan antara aturan militer dengan asas keadilan dalam ranah hukum civile tanpa ada pengorbanan terhadap nilai-nilai tersebut.
Kajati Bali juga menginginkan agar Kolonel Kum Wirdel Boy dapat membangun kerjasama yang baik antara TNI di kawasan Bali dan NTB.
Termasuk mengamati perkara-perkara yang peka di wilayah Bali dan NTB, meliputi transgresi disipliner militer serta eksploitasi kekuasaan.
Kolonel Kum Wirdel Boy telah menempati berbagai jabatan strategis di TNI serta Kejaksaan sejak tahun 1994 sebelum akhirnya disumpah sebagai Aspidmil Kejati Bali.
Tahun 1994, Wirdel Boy menjadi Kepala Urusan Perencanaan di Pangkalan Udara Atang Sanjaya.
Kaur Bankum Lanud Atang Sanjaya pada tahun 1995, Pakum Lanud Eltari di tahun 1997, serta Pakum Lanud Kalijati pada tahun 1998.
Tahun 2001, Wirdel Boy menjadi Kasidokundang Subsisundang Diskumau. Pada tahun 2002 dia mengambil posisi sebagai Pakum Lanud Suryadarma dan kemudian pada tahun 2007 ia mendapat jabatan baru yaitu Kasubbagsid di Bagut Otmilti III Surabaya.
Pada tahun 2008, Wirdel Boy berperan sebagai Kasubbagtakrim Bagminkara Otmilti Il Jakarta, kemudian di tahun 2010 ia bergabung sebagai anggota Pok Ormil Gol.VI Otmil II-09 Bandung Babinkum TNI.
Pada tahun 2011, Wirdel Boy menduduki posisi sebagai Kasubdisklatprof Disgakkum Babinkum TNI, lalu menjadi Kasubdisminrad Disminradmil Babinkum TNI di tahun 2014. Selanjutnya ia pernah mengemban tugas sebagai Kapok Ormil dalam Otmilti II-09 Bankum Babinkum TNI serta bertindak sebagai Kaotmil III-18 Ambon untuk Babinkum TNI pada tahun 2015.
Wakaotmil II-09 Bandung Babinkum TNI (2016), Pegawai Tinggi Sektor Hukum Babinkum TNI, Kepala Bidang Hukum Babinkum TNI (2017).
Di tahun 2018 ia menempati posisi sebagai Kalema Smil II di Cimahi Babinkum TNI, lalu pada 2020 menjadi Waka Otmilti II Jakarta Bagian Babinkum TNI, dan akhirnya pada 2022 dia mengambil alih peran sebagai Asisten Bidang Kekerasan Military Kejati Jawa Barat.
Di awal tahun 2025, dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kolonel Wirdel Boy beralih posisi menuju Kejagung dan menjadi Kepala Subdirektorat Koordinasi Penindakan dalam Direktorat Penindakan Jaksoa Agung di bidang Pidana Militer.
(lia/JPNN)
