Ru’aty Dinobatkan sebagai Anggota Kehormatan PGRI Salahutu

Masohi, seputarmaluku.com- Istri Bupati Maluku Tengah yang juga Ketua TP-PKK, Tuasikal Amien Ru’aty dinobatkan jadi anggota Kehormatan PGRI Kecamatan Salahutu. Penobatan Ru”aty ini berlangsung dalam acara HUT PGRI ke-76.disela pelantikan pengurus PGRI cabang Salahutu periode 2020-2024, Sabtu (12/12).
Ru’aty menyambut positif penobatan  dirinya sebagai anggota Kehormatan PGRI oleh guru se-Kecamatan Salahutu.
Selanjutnya,  dia berharap,  PGRI cabang Salahutu dapat menjadi wadah organisasi guru yang memiliki komitmen kuat dalam mencerdaskan anak bangsa.
“Saya berterimakasih atas status ini. Semoga PGRI kedepan semakin eksis dan terus berkontribusi dalam  pengembangan pendidikan.  Di Kecamatan Salahutu,  Maluku Tengah, Maluku,  dan Indonesia pada umumnya,” ucap Ru’aty melalui sambutannya.
Kreativitas dan inovasi merupakan kunci memajukan organisasi, tandas Ru’aty. Terutama di masa pandemi covid-19 saat ini.
“Guru harus mampu menghadirkan inovasi tentang bagaimana proses pembelajaran bisa tetap berjalan optimal namun kondisi guru maupun siswa tetap aman dari pandemi covid-19,” serunya.
Bupati Semangati Tenaga Kependidikan
Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua menaruh harapan besar terhadap guru-guru di Kecamatan Salahutu.
Pandemi  covid-19 dengan protokol kesehatan yang mengharuskan tidak boleh ada pembelajaran tatap muka dengan siswa,  ,  diharapkan,  tidak mematikan kreativitas dan inovasi para tenaga kependidikan dalam mencerdaskan anak bangsa.
“Guru dan Tenaga kependidikan tidak boleh berhenti bergerak,” serunya.
“Begitupula dengan PGRI.  sebagai rumah besar guru, pendidik dan tenaga kependidikan, PGRI harus terus bergerak, mengabdi dan memperbarui diri agar senantiasa adaptif dan responsif terhadap perubahan,” tambahnya.
Tentu, tidak mudah mewujudkan harapan buati itu.  Apalagi ditengah kondisi pandemi covid-19 yang belum pasti kapan berakhir.
“Kekompakan merupakan solusi sekaligus modal penting bagi tercapainya kesuksesan PGRI kedepan. Dengan Keikhlasan, Dedikasi,  rasa tanggung jawab serta komitmen  memperjuangkan hak para tenaga kependidikan, pasti dapat memajukan organisasi PGRI kedepan, ” yakinnya.
“Tantangan berat bagi guru di masa pandemi covid-19 ini  menuntut seluruh Guru untuk giat dan aktif mencari solusi terbaik demi berlangsungnya pembelajaran di masa pandemi dengan memanfatkaan kemajuan teknologi dan informasi,” tutup bupati. (SM-03)

 

author