Putus Rantai Covid -19, Ru’aty Ajak Warga Banda Tetap Jaga Kebersihan

Banda, seputarmaluku.com- Sebagai perpanjangan tangan pemerintah  di tingkat paling bawah,  Pemerintah Negeri  (PN) diharapkan dapat berkontribusi maksimal dalam upaya  memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Dalam kaitannya dengan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD)  berupa masker yang selama ini diproduksi oleh  tim Penggerak PKK, diusulkan agar pemerintah negeri ikut andil dalam kegiatan produksi  masker kain.
Melalui campur tangan pemerintah negeri, produksi masker dapat ditingkatkan.  Dengan begitu,  upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 bisa lebih dioptimalkan.
“Selama ini,  masker kain diproduksi oleh ibu-ibu PKK.  Kalau pemerintah negeri ikut campur tangan,  produksi masker  oleh ibu-ibu PKK akan lebih maksimal.  Dari segi kualitas maupun kuantitas, ” nilainya.
Masker yang dimaksudkan Ru’aty adalah masker berbahan kain yang memenuhi standar protokol kesehatan covid-19. Masker dimaksud dapat dicuci untuk digunakan kembali.
“Umumnya,  masker tidak dapat dicuci dan digunakan kembali alias hanya sekali pakai.  Masker produksi ibu-ibu PKK ini bisa dicuci setiap kali habis digunakan.  Setelah itu bisa digunakan kembali, ” jelasnya Sabtu (5/12).
Ditempat yang sama,  Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua menjelaskan tentang kiat memilih masker yang sssuai dengan standar kesehatan.
Diharapkan,  dengan informassi dimaksud,  masyarakat tidak salah dalam memilih dan menggunakan masker.
“Masker harus benar-benar memenuhi standar kesehatan, Yakni,  masker yang dipastikan tidak dapat ditembusi oleh virus corona.  Namun, masker dimaksud harus bisa dicuci agar dapat mengurangi anggaran pembelanjaan masker,” jelasnya. (SM-03)
author