Ditengah Pandemi Covid-19, Kantah Kota Ambon Dibawah Komando Adolf Aponno Berhasil Lampaui Target Program PTSL 2020

Seputarmaluku.com, Ambon.- Ditengah situasi pandemic Covid-19 dan anggaran yang terbatas, namun kinerja Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Ambon dibawah Komando, Adolf Aponno patut diacungi jempol. Bagaimana tidak untuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020, capaian target yang direncanakan sebelumnya malah melebihi target.

Untuk pengukuran bidang tanah dari target 2566 yang direncanakan berhasil direalisasi sebanyak 2700-an. Sementara untuk Sertipikat sebanyak 2530 yang ditargetkan, terealisasi sebanyak 2542.

Kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa 29 Desember 2020, Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Ambon, Adolf Aponno menyampaikan, capaian yang berhasil dilakukan oleh Kantor Pertanahan Kota Ambon tidak terlepas dari displin dan rasa tanggungjawab yang tinggi seluruh jajaran.

Dikatakan, tahun 2021nanti, untuk program PTSL, Kantah Kota Ambon menargetkan Pengukuran Tanah kurang lebih 4000 bidang, sedangkan untuk Sertipikat yang ditargetkan sebanyak 1700 bidang. Itu berarti kurang berimbang antara kegiatan pengukuran dan sertipikat bidang tanah.

“Memang ada ketidak seimbangan antara kegiatan pengukuran dan sertipikat bidang tanah. Untuk itu, hal ini akan kami bicarakan degan pihak pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kota Ambon. Seandainya kegiatan ini bisa dibantu untuk dibiayai oleh Pemerintah Kota Ambon itu berarti seluruh masyarakat yang tanahnya diukur akan bisa disertpikatkan,” jelas Aponno.

Dirinya berharap, nantinya ketika hal ini dibicarakan dengan pemerintah kota dalam hal ini Pak Walikota dapat menyetujui untuk kegiatan ini dibantu lewat pembiayaan dari APBD kota Ambon, kalau tidak maka sebagian besar masyarakat yang tanahnya terukur tidak bisa disertipikatkan.

Menurutnya, beberapa pemerintah Desa juga sudah bertemu dan diminta kalau bisa sebagian anggaran Dana Desa dipakai untuk membiayai kegiatan ini di tingkat Desa kalau diperbolehkan, tetapi tentu kita juga harus berkordinasi dengan Pemerintah Kota Ambon apakah Dana Desa itu bisa dipakai untuk kegiatan PTSL di Desa atau tidak.

“Kalau seandainnya pemerintah Kota Ambon menyetujui untuk memasukan sebagian anggaran APBD membantu kegiatan PTSL maka kalau kita kalkulasikan itu anggaran sebesar 500 jutaan, tetapi kalau itu dibantu oleh Dana Desa, maka masing-masing Desa hanya menyediakan 20 jutaan saja,” papar Lelaki asal Desa Porto ini.

Aponno menambahkan, untuk tahun 2020 kegiatan PTSL menghasilkan 6 Desa Lengkap, artinya seluruh bidang tanah itu sudah berhasil terpetakan. Target Kantah Kota Ambon itu sampai tahun 2023 seluruh Desa/Kelurahan di Ambon semuanya sudah terpetakan.

Untuk itu tahun 2021 nanti direncanakan untuk 15 Desa yang ada di Kota Ambon akan terpetakan sehingga masuk dalam golongan Desa Lengkap, kemudian tahun 2022 tambah lagi 15 Desa dan di tahun 2023 tambah 14 Desa lagi sehingga genap 50 Desa/Kelurahan di Ambon semuanya sudah masuk kategori Desa Lengkap, jelas Kakantah. (MF)

author