Di Banda, Bupati Ingatkan Warga Akan Dampak Covid-19

Banda, seputarmaluku.com- Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua memperingatkan warga Kecamatan Banda tentang dampak serius penyebaran Virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19). Bersamaan,  diingatkan pula tentang pentingnya upaya pencegahan terhadap serangan virus mematikan ini.  Yakni dengan 3 M,  Mencuci Tangan,  Memakai Masker,  dan Menjaga jarak Aman.
“Virus corona bukan Hoax,  bukan skenario. Virus corona benar-benar ada.  Bahkan virus corona sudah memakan korban jiwa,” tandas bupati dalan kunjungan kerja “Tabaos Bupati Maluku Tengah” di Kecamatan Banda sejak Kamis Hingga Minggu (3/12).
“Terapkan protokol kesehatan bagi seluruh keluarga agar terhindar dari serangan covid-19. Ingat 3 M, ” seru Bupati.
Virus corona, dikatakan telah menebarkan ketakutan yang masif. Tingkat kematin yang cukup tinggi akibat serangan covid-19 mengakibatkan sejumlah negara  mengeluarkan larangan bepergian ke negara lain demi menghindarkan warganya dari serangan virus yang menyerang sistim pernapasan ini.
“Itulah,  kenapa tingkat kunjungan wisatawan ke banda menurun drastis. Indonesia termasuk Maluku merupakan daerah yang jumlah kasus Covid-19nya cukup tinggi , ” terang bupati malteng dua periode ini.
Senada dengan bupati, ketua tim Penggerak PKK malteng,  Ny Tuasikal Amien Ruaty juga mengingatkan hal yang sama.  Kecuali terkait upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19, Ruaty menamnahkan pentingnya menjaga Imun dan Iman.
Imun atau kekebalan terhadap serangan virus sangat penting,  sebab,  dengan begitu, serangan virus dapat ditangkal oleh tubuh.
Sedangkan Iman atau keteguhan hati terhadap kuasa sang pencipta. Dibutuhkan aebagai benteng terhadap kekhawatiran akan serangan covid-19.
“3 M+ 2i. Tingkatkan Imun dengan rajin mengkonaumsi makanan bergizi,  dan Iman,  dengan rajin beribadah – mendekatkan diri dengan sang pencipta.  Insyaallah,  kita semua diluputkan dari serangan covid-19,” seru Ru’aty.
Ruaty juga menebarkan optimisme bahwa dengan kerjasama semua pihak,  penyebaran virus corona bisa dihentikan.
“Kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan,  menjaga Imun dan Iman,  akan mampu menghindarkan diri,  keluarga,  daerah dan bangsa ini dari pandemi covid-19,” sebutnya.
“Hilangkan pemikiran bahwa virus corona adalah hoax atau rekayasa atau sejenisnya.  Karena pemikiran demikian hanya akan membuat kita lengah.  Dan,  mata rantai covid-19 akan makin sulit diputuskan, ” tutup Ruaty. (SM-03)
author