Siswa SMAN 1 Masohi Sabet Penghargaan Khusus Ajang OPSI 2018

Masohi,seputarmaluku.com- Siswa utusan SMA Negeri 1 Masohi yang berhasil meraih penghargaan khusus dalam ajang  Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2018 yang baru saja selesai digelar. Ini untuk keempat kalinya secara beruntun SMAN 1 Masohi lolos seleksi Kemendikbud untuk menjadi salah satu kontestan OPSI.

Guru pembimbing peserta OPSI SMAN 1 Masohi, Alfred Tibalilattu mengatakan, penghargaan Khusus ajang OPSI hanya duberikan kepada satu saja peserta dari semua Kalesang ntestan yang ikut lomba.

“Adalah Alfred Sahuburua dan Yosua Manusiwa. keduanya berhasil meraih penghargaan khusus tersebut karena hasil.penelitiannya dinilai unik dan membangun karakter generasi muda.

Keduanya menyajikan penulisan ilmiah dengan judul “Analisis Nilai Moral dalam Tradisi Budaya Pinamou dan Pataheri Suku Nuaulu Sebagai upaya Pembentuk Karakter Remaja di Maluku Tengah”,” ungkap Tibalilattu kepada koran ini.

Tenaga pengajar muda di SMAN 1 Masohi ini mengatakan, ajang lomba OPSI ini sangat kompetitif. Dimana para peserta wajib menyelenggarakan penelitian ilmiah. Hasil penelitiannya akan akan diuji, kemudian diseleksi oleh jajaran pakar dari Kemendikbud sebelum dinyatakan bisa lolos pada ajang bergengsi tingkat Nasional.

“Total, ada tiga tim yang berasal dari SMAN 1 Masohi. Selain Sahuburua dan Manusiwa, ada empat peserta lainnya lagi. Yakni, Julians Cleins Ririmasse, Alviriani Oktavian Petrus, Firens Victor Tatipikalawan, dan Imanuel Kiyan Pranata Rinoto. Keenam siswa ini punya semangat pantang menyerah, disiplin. Bisa tampil sebagai kontestan OPSI merupakan hasil dari kerja keras dan disiplin mereka,” puji Tibalilattu.

Tibalilattu berharap, kedepan, lebih banyqk sekolah yang bisa ikut berkompetisi pada ajang yang sama. Terkhusus, pada tingkat Nasional.

Baginya, upaya tak kenal lelah membangun kualitas anak bangsa akan terus dioptimalkan di waktu-waktu mendatang.

Bukan saja pada bidang peneliyian sosial fan biologi saja, TIbalilattu terobsesi mendorong  penelitian pada bidang ilmu yang lain.

” Kita akan mulai mendorong siswa untuk melakukan penelitian bidang Matematika dan sains, bidang fisika terapan dan rekayasa serta bidang sosial humaniora,” tutupnya. (SM-01)

 

author