Optimalkan Pendidikan Karakter dan Akhlak Anak, MIN 1 Malteng Bersama Ortu Dirikan Mushola Sekolah

Masohi,seputarmaluku.com,- Gambaran tentang upaya mengoptimalkan Pendidikan Akhlak dan karakter anak didorong optimal oleh  Madrasah Ibtida’iyah Negeri (MIN) 1 Masohi dengan menggagas pembangunan Mushola di areal sekolah.

Kepala Sekolah MIN 1 Masohi, Abdul Wahid Sanaky mengatakan, niatan pembangunan Mushola sejatinya merupakan ide dari orang tua siswa. Ide ini lalu dirapatkan bersama hingga terselenggaranya pembangunan Mushola yang sudah dapat dimanfaatkan siswa untuk Sholat Dhuha dan Sholat Dhuhur berjamaah secara rutin yakni, sholat yang dilaksanakan secara berjam sebelum dimulainya jam jam pelajaran,  dan sholat sebelum pulang sekolah.

“Memang pengerjaannya masih dalam tahap penyelesaian, tapi alhamdulillah bisa dipergunakan sebagai sarana ibadah, sekaligus sebagai media pembelajaran akhlak dan karakter siswa,” akui Sanaky.

“Ide dan gagasan Pembangunan Mushola ini bersumber dari orang tua siswa dengan harapan, pembelajaran tentang karakter dan akhlak anak-anak didik bisa dioptimalkan,” bebernya.

Pembangunan Mushola sendiri, menurut Sanaky, dilakukan secara swadaya oleh orang tua murid dan donatur.  Sekolah sama sekali tidak terlibat dalam perihal penganggaran.

Menurutnya, tidak ada anggaran sekolah yang dapat dialokasikan untuk pembiayaan pembangunan selain Sarana fisik berupa Ruang Belajar.

“Jadi, sesuai ketentuan, memang sekolah tidak memiliki anggaran untuk itu. Di Kementrian Agama, juga tidak ada anggaran pembangunan mushola untuk sekolah. Dana pembangunan murni berasal dari kantong orang tua murid dan sejumlah pihak -pihak yang merasa terpanggil untuk berkontribusi Alam pembangunan mushola ini,” tegas Sanaky.

Guru MIN 1 Masohi yang juga Ketua Panitia pembangunan Mushola MIN 1 Maluku Tengah, Kurdi Sella menyebut, aktualisasi dari gagasan pembangunan Mushola MIN 1 Malteng sudah ada sejak tahun 2010. Aktualisasi dari ide dan gagasan itu tersebut baru berjalan pada  tahun 2012 dengan dibentuknya  panitia pembangunan sekaligus peletakan batu pertama. Namun, pembangunan secara faktual baru dimulai pada 2016.

“Pembangunan Mushola ini sudah mncapai 75 persen. Tinggal tahap penyelesauan saja. Namun begitu, sudah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sholat berjamaah dan kegiatan-kegiatan yangberhubungan dengan pendalaman agama islam dan pembinaan akhlak dan karakter siswa,” sebutnya.

Pantauan koran ini, siswa -siswi MIN 1 Masohi sangat antusias memanfaatkan mushola yang berdiri di pelataran sekolah itu.

Meski di usia yang masih sangat belia, Kedisiplinan siswa-siswi MIN 1 Malteng dalam beribadah, sangat sangat terukur. Ini bisa dilihat dari penuhnya ruangan mushola oleh siswa sekolah yang ditaksir adalah siswa kelas tiga hingga enam. (SM-01)

 

 

author