Negeri Salamun dan Boiyauw Menangi Lomba Perahu Belang

Masohi,seputarmaluku.com- Lomba perahu belang pada kegiatan tahunan “Festival Budaya Banda” tahun 2018  diselenggarakan, Kamis (8/11).

Untuk kategori Adat, Negeri Salamun berhasil memenangkan lomba, sedangkan untuk kategori brlang Nasional,  Negeri  Boiyau yang tampil sebagai pemenang.

Secara beturut-turut, pemenang kedua hingga ke empat untuk kategori Adat ditempati oleh Pulau Ay, Waer, Kampung Baru, Pulau Hata, Pulau Nusantara.

Sedangkan untuk kategori belang Nasional secara berurutan ditempati oleh Negeri Boiyauw, Walang Spancibi, Tanah Rata, dan, Pantai Sero.

Sebanyak 21 tim dayung yang terdiri atas  6 peserta untuj kategori adat, dan, 13 untuk kategori Belang nasional.

Lomba belang yang merupakan salah satu kegiatan  pelestarian sejarah masyarakat Banda itu di lepas langsung oleh Bupati Maluku tengah (Malteng) Tuasikal Abua.

Bupati menjelaskan pemerintah Kabupaten Maluku Tengah telah menjadikan kegiatan dimaksud, sebagai agenda tetap pemkab malteng.

Menurutnya, sudah  kurang lebih 16 kali Lomba belang digelar  oleh Pemkab sampai dengan saat ini.

“jelas bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda tetap kami,  Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Kurang lebih sudah 16 kali kegiatan belang ini dilakukan. Olehnya dengan dukungan penuh semua warga masyarakat banda dan semua elemen lainnya, otomatis kegiatan ini akan dapat di pastikan terus berlanjut”Tandasnya.

Bupati pun meminta agar stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus di jaga agar kegiatan budaya ini akan terus kita laksanakan setiap tahunnya.

Untuk di ketahui lomba ini di saksikan ribuan warga dari  seluruh penjuru pulau tersebut. Lomba ini mengambil titik start dari perairan negeri salamun atau sekitar 3.5 Kilo meter  menuju garis finish di depan istana Mini Banda Naira.

Disebutkan,Lomba belang saat ini telah mendunia. Buktinya, dengan membludaknya wisatawan asing di Banda hanya untuk menyaksikan lomba dimaksud.

Karrna itu,  lomba  belang akan tetap di laksanakan sebagai bentuk ajang promosi pariwisata Banda khususnya dan Maluku tengah umumnya.

“Agenda ini telah berhasil menyita perhatian dunia. Faktanya kegiatan ini setiap tahunnya tetap di saksikan touris manca negara. Untuk itu pemerintah akan senantiasa memaksimalkan agenda tahunan itu menjadi lebih baik lagi”Ujarnya.

Dia berharap adanya dukungan semua warga Banda sehingga kegiatan yang tidak di gelar di negeri negeri lain di Maluku itu tetap akan berjalan terus.

“Mari kita dukung agenda ini,agar wisata sejarah Banda ini akan terus berjalan semakin spektakuler lagi,”Tukasnya.(SM-01).

 

author