Bupati Tuasikal Abua menyerahkan Bantuan Kepada Nelayan Maluku Tengah

Masohi,seputarmaluku.com – Bupati Maluku tengah Tuasikal Abua, SH secara simbolis menyerahkan Paket Bantuan Kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Produksi, Pengolahan dan Pemasaran, PEMP, Pengawasan SDKP dan Penyuluhan Perikanan (DAK) dan Kegiatan Pengembangan Usaha Penangkapan Ikan dan Pemberdayaan Nelayan Skala Kecil/Minapolitan tahun anggaran 2018 bertempat di Balai pertemuan Dusun Wainuru Negeri Waii kecamatan Salahutu yang pendistribusiannya tahun ini untuk beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Kota Masohi, TNS, Seram Utara, Saparua Timur, Nusalaut, Leihitu, Banda, Pulau Haruku, Amahai, Tehoru, Telutih dan Leihitu Barat (22/9)

Dalam sambutannya Tuasikal menyampaikan 3 hal yang harus menjadi fokus pengembangan bantuan Sarana Perikanan Tangkap ini yaitu Pertama, Peningkatan kemandirian masyarakat nelayan melalui pengembangan skala usaha dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kedua, Peningkatan kemampuan masyarakat nelayan untuk mengelola dan memanfaatkan sumber daya laut secara optimal serta berkelanjutan sesuai dengan kaidah kelestarian lingkungan dan

Ketiga Mendorong masyarakat pesisir untuk mengembangakan kemitraan dengan Lembaga Swasta dan Pemerintah.

Selain itu Tuasikal berharap agar Paket Bantuan yang diberikan tersebut agar selalu dijaga dan dapat dimanfaatkan dengan baik guna peningkatan pendapatan dan kesejahteraan nelayan dapat terwujud. Untuk itu melalui Dinas Perikanan Kabupaten Maluku Tengah dapat terus melakukan pembinaan, pengawasan dan pemantauan secara berkala terhadap pemanfaatan bantuan paket Sarana Perikanan Tangkap agar dapat digunakan semaksimal mungkin

Dilain sisi dalam laporannya Kepala Dinas Perikanan Maluku tengah Samsul Maarib, S. Pi, MAP menyampaikan bahwa Perkembangan Usaha Perikanan di Kabupaten Maluku Tengah dari tahun ke tahun menunjukan peningkatan yang cukup signifikan dan masih didominasi oleh Kegiatan Perikanan Tangkap.

Dari potensi perikanan laut yang dimiliki Kabupaten Maluku Tengah sebesar dengan Wilayah Pengelolaan laut Banda dan Laut Seram yang memiliki potensi sebesar 835.400 ton dengan Jumlah Tangkapan yang Diperbolehkan (JTB) sebesar 667.800 ton/Tahun, sampai dengan Tahun 2017 potensi yang baru dimanfaatkan sebesar 133.962,61 ton Ton atau 20,06% berarti peluang bagi usaha Perikanan Tangkap masih cukup besar dimana 79,94 % dari JTB belum dilkelola atau dimanfaatkan secara maksimal.

Untuk dapat memanfaatkan potensi JTB tersebut diatas, maka motorisasi armada tangkap atau penambahan armada tangkap yang telah dimotorisasi perlu ditingkatkan, sehingga pemenuhan target produksi dan kemudahan dalam menjalankan usaha perikanan tangkap serta menjaga kualitas mutu hasil tangkapan dapat ditingkatkan.

Pada tahun anggaran 2017 ini disalurkan 70 paket bantuan yang diberikan diantaranya Kasko fiberglass < 3 GT, Mesin Tempel 15 PK dan alat tangkap pancing tonda , Kasko fiberglass 1 GT, Mesin ketinting 6,5 HP dan alat tangkap jaring insang/gill net, Mesin tempel 40 PK, Purse Seine dan Rumpon melalui Dana Alokasi umum dan Dana Alokasi Khusus kabupaten Maluku tengah.

Kiranya kegiatan yang dilakukan ini dapat Meningkatkan Pendapatan dan Taraf Hidup Nelayan Meningkatkan Produksi Perikanan Tangkap, selain itu Menciptakan Lapangan Kerja dan kesempatan berusaha serta Mengelola dan memanfaatkan sumberdaya Kelautan Perikanan secara optimal dan berkelanjutan sesuai dengan kaidah kelestarian lingkungan, juga memperkuat Motorisasi Armada Perikanan Tangkap guna menaikan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) dapat terwujud

Mewakili Nelayan Said Moh alidrus dan Chorneles romer mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah maluku tengah yakni Bapak Bupati dan kepala-Dinas Perikanan maluku tengah atas bantuan perikanan yang telah diberikan dan pastinya bantuan tersebut akan dipergunakan dengan baik demi peningkatan kesejahteraan keluarga nelayan. (SM-01)

 

author