Bapenda Malteng Sosialisasi Sadar Pajak

Masohi,seputarmaluku.com- Pajak merupakan salah satu instrumen vital untuk menjalankan roda pemerintahan dan merealisir pembangunan di berbagai bidang di Malteng guna kesejahteraan masyarakat.

Demikian ditandaskan Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua dalam sambutannya membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan sadar pajak daerah, Selasa (27/11).

“Sebab, pajak,  sangat  menentukan kelangsungan hidup daerah, bangsa dan negara. Terutama dalam mendorong percepatan pembangunan,” tandas bupati dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Badan Pendapatan Daerah Bob Rachmat.

Lantaran itu, Bupati mengaku sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan sosialisasi sadar pajak daerah yang terselenggara saat itu.   Sebab,  kegiatan saat itu  sangat efektif sebagai media informasi, konsultasi sekaligus koordinasi dalam rangka implementasi regulasi tentang pajak daerah.

Melalui kegiatan saat itu pula,  para wajib pajak mengetahui dan mentaati peraturan daerah (perda) dan peraturan  bupati yang di tetapkan dan di undangkan dalam lembaran daerah. Kemudian, diaktualisasikan falam bentuk sumbangsih pajak.

“Regulasi tentang pajak daerah akan  memberikan kepastian hukum terkait pengelolaan pajak. Disisi lain, juga memuat  tentang hal-hal yang berkaitan dengan hak dan kewajiban setiap wajib pajak. Dengan begitu, Pendapatan Asli Daerah melalui sektor pajak dan retribusi bisa semakin meningkat,” timpalnya.

Dikatakan pula bahwa, penerimaan daerah yang tinggi dari sektor pajak pasti akan berimbas pada menguatnya  pembiayaan pelayanan sektor publik, pembangunan dan juga program pemberdayaan.

Hanya saja, dibutuhkan, peran aktif petugas pungut pajak dan bendahara sebagai ujung tombak sebagai penghimpun  penerimaan daerah.

“Badan Pedapatan Daerah harus mampu  mengoptimalkan peran para petugas pungut pajak dan bendahara agar bisa menghimpun penerimaan daerah secara optimal,” pesannya.

Sosialisasi sadar pajak daerah saat itu digelar di Gedung ikhlas Beramal Kantor Kementrian Agama Kabupaten Maluku Tengah, Masohi.

Para pemilik restoran, pengusaha perhotelan, pemilik bangunan, pemilik reklame, pemilik tempat hiburan. Pengguna  Mineral bukan logam dan batuan,  pengusaha/kontraktor dan Pemilik hak atas tanah dan bangunan serta pemangku kepentingan lainnya hadir dalam.kegiatan saat itu.(SM-01)

author