Aroma Kurupsi DD dan ADD Negeri Jerili Menyengat

Masohi, seputarmaluku.com- Pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Negeri Jerili tahun anggaran 2019 terindikasi kuat disalahgunakan. Untuk ADD misalnya,  salah satu indikasi penyalah gunaan dana ini terendus dari dugaan pencairan dana honor bagi perangkat negeri.
Informasi yang diterima media ini,  dana honor bagi operator kantor Negeri Jerili diketahui sudah direalisasikan,  padahal oknum yang berhak menerima dana ini,  tidak pernah melakukan transaksi pencairan dana.
Sementara terkait penggunaan DD,  indikasi kuat,  penyalahgunaan dana diduga, dilakukan dengan cara melambungkan nilai barang  dari harga semestinya.  Ini belum termasuk dengan adanya pelaporan fiktif terhadap proyek pembangunan yang sama sekali tidak pernah berjalan namun anggarannya telah terpakai habis.
Kabid Investigasi  LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia,  Hengky Workala kepada media ini Minggu (22/11/2020)menyebut,  telah mengadukan secara tertulis indikasi penyalah gunaan DD dan ADD Negeri Jerili kepada pihak penegak hukum.  Dalam hal ini Polres Malteng.
“Dokumen tertulis berupa hasil investigasi lembaga, hingga kalkulasi kerugian negara juga sudah kita lampirkan dalam laporan tertulis ke Polres Malteng, ” ujar Workala.
Workala yang juga warga masyarakat Negeri Jerily ini menyebut,  dugaan penyalahgunaan anggaran DD dan ADD tidak semata terkait dengan markup anggaran,  namun juga menyangkut dengan belum direalisasiaknnya sejumlah progran dan kegiatan namun anggarannya dilaporkan sudah direalisasikan berikut anggarannya juga sudah digunakan.
“Semua bukti terkait dugaan penyalahgunaan anggaran DD dan ADD kita lapirkan dalam laporan ke Polres Malteng, ” sebutnya.
Tentunya,  muara dari pelaporan yang dilayangkan ke lembaga penegak hukum adalah,  adanya kepastian hukum.  Hal ini pula yang diharapkan Workala saat dirinya mengadukan hal dimaksud ke Polres Malteng.
“Tentunya,  harapan kita,  siapapun yang terlibat,  harus bertanggung jawab,” kunci Workala sembari menyerahkan dokumen bukti  dugaan penyalah gunaan DD dan ADD Negeri Jerili. (SM-03)
author