Andil Pemerintah Penentu Kemajuan Pendidikan

Masohi,seputarmjaluku.com- PLt Kepala Sekolah SMK Pamahanu Nusa Jus Benheis Teterissa mengatakan, andil pemerintah sangat menentukan kemajuan pendidikan. Dikatakan, oemerinrah dapat mengambil peran memajukan pendidikan. Karena, sejatinya, sikap diam pemerintah akan membawa dampak sebaliknya bagi pendidikan.

“Penilaian kemajuan ataupun kemunduran pendidikan disuatu wilayah ditentukan oleh   sejauh mana andil pemerintah setempat. Kontribusi pemerintah sangat dibutuhkan bagi kemajuan pendidikan,” tukas Teterissa.

Salah satunya adalah tentang kontribusi pemerintah bagi sekolah dalam upaya mengangkat nama daerah. Yakni dalam ajang lomba akademik maupun festival-festival  seni dan budaya tingkat sekolah.

Menurut dia, hampirntidak kelihatan kontribusi pemerintah dalam hal ini.

“Contohnya, sekolah kita (SMK Pamahanu Nusa) menjadi duta kegiatan seni dan budaya hingga tingkat Internasional, namun tidak pernah ada kontribusi pemerintah daerah,” ungkapnya.

“Kita pernah mewakili Indonesia pada kegiatan lomba seni dan budaya rumpun Melanesia di Kupang. Adapun kegiatan-kegiatan lomba, namun kegiatan -kegiatan ini tanpa kontribusi  apapun dari pemerintah daerah. Dalam hal ini pemkab Malteng,” paparnya.

Teterissa mengisahkan, meski tanpa dukungan pemerintah, berbagai kegiatan tetap diikuti sekolah. Namun menurutnya, peran serta pemerintah tentu akan sangat membantu.

“Karena disatu sisi, kehadiran pemerintah tentu menjadi penyemangat sekaligus pemacu bagi siswa dalam berkompetisi,” sebutnya.

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pamahanu Nusa diketahui, didapuk mewakili Provinsi Maluku pada ajang Lomba Ketrampilan Siswa (LKS)  SMK tingkat Nasional, 12 – 15 Nopember mendatang. Bersamaan, sekolah yang nomenklatur awalnya adalah SMK Pariwisata ini jga merupakan salah satu kontestan lomba Kreasi Seni dan Budaya. Siswa sekolah ini juga akan mengikuti Vestifal Tarian tingkat Nasional.

Teterissa yang dikonfirmasi mengakui hal ini. Menurutnya berbagai, persiapan ke arah itu telah dimatangkan.

“Kita akan mewakili Maluku pada kegiatan LKS SMK Tingkat Nasional,  Lomba Kreasi Seni dan Budaya, serta Vestifal Tarian Tingkat Nasional. Kegiatan -kegiatan ini diselenggarakan pada tahun 2018,” tukasnya.

Teterissa  yakin bahwa kontribusi pemerintah akan turut membawa dampak. Akan memberi energi dan semangat bagi para siswa yang akan ikut berkompetisi pada ajang dimaksud.

“Total ada 25 siswa yang akan ikut dalam ajang lomba dimaksud. Yakni, lomba LKS, orang untuk kegiatan LKS, 4 orang peserta Lomba kreasi seni dan budaya, dan Vestifal  Festival Tarian tingkat Nasional. Tentu, kontribusi pemerintah akan sangat membantu para siswa untuk bisa menorehkan prestasi pada ajang lomba yang ada,” sebutnya. (SM-01)

 

author