Peringati Hari Stroke Sedunia IDI Ambon Gelar Seminar

Seputarmaluku.com, Ambon.- Memperingati hari Strok sedunia yang biasanya jatuh pada setiap tanggal 29 Oktober, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Patimura (Unpati) Ambon melaksanakan serangkaian kegiatan olahraga berupa Jalan Santai, Bhakti Sosial berupa Donor Darah, pembagian alat Pelindung Telinga serta Seminar kepada masyarakat awam tentang bahaya Stroke dan pencegahannya, Sabtu (28/10).

Kepada awak media salah satu Pemateri dalam Seminar itu, dr.Bertha Jean Que,M.kes, yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Unpati mengatakan, peringatan hari Stroke sedunia diperingati mengingat tingkat kematian akibat penyakit Stroke cukup signifikan di Indonesia setelah penyakit Kanker dan Jantung.

“Hasil penelitian juga mengungkapkan kalau Stroke adalah salah satu penyakit yang menempati urutan tertinggi di Indonesia. Untuk itu perlu dilakukan langkah pencegahan dan bagaimana mengatasi penyakit ini.

Kalau di tahun lalu itu ada kegiatan dengan tema ‘Stroke Dapat Diobati’ maka ditahun ini kita lakukan dengan tema ‘Stroke Dapat Dicegah’,” ungkap Jean.

Dikatakan, selama ini sudah banyak kematian yang dikarenakan Stroke, namun tidak sedikit juga yang cacat akibat penyakit ini. Salah satu factor kenapa banyak sekali masyarakat yang kena stroke meninggal atau cacat, itu dikarenakan minimnya kesadaran masyarakat untuk membawa diri melakukan control medis.

“Stroke itu ada penyebabnya, kalau penyebab ini tidak segera diobati atau dicegah maka sudah barang tentu akan menimbulkan cacat atau kematian bagi penderitanya,” paparnya.

Selain itu, jika penderita Stroke yang sudah tahu gejalanya namun sengaja tidak membawa diri untuk melakukan control medis maka sudh tentu ini akan berimplikasi pada tersitanya biaya dan waktu dan beban bagi keluarga terbuang hanya untuk pengobatan karena pengebatan troke ini begitu kompleks.

“Penyebab Stroke itu ada dua, yaitu bisa dirubah dan tidak bisa dirubah. Kalau strok yang tidah bisa dirubah yaitu factor usia karena pembuluh darah pasien sudah kaku, kalau yang bisa dirubah ini dari life style atau pola hidup kita,” tutur Dekan Fakultas Kedokteran ini.

Untuk itu, lewat Seminar dalam rangka peringatan hari Stroke sedunia ini bertujuan untuk mengajak masyarakat awam secara dini mengontrol  dan memperkenalkan mereka pada penyebab dan pencegahan penyakit Stroke, ungkapnya. (SM002)

author