Maluku Tengah Punya Museum

No comment 181 views

Masohi,seputarmaluku.com- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pamahanu Nusa menggagas upaya pengenalan akan sejarah Maluku kepada khalayak di Kabupaten Maluku Tengah. SMK berbasis pariwisata dan perhotelan ini membuka fasilitas museum dan galeri sejarah.

Bersamaan dibuka pula Goa Wisata sejarah “Siwa”, “Rima”, dan goa “Pamahanu Nusa”

“Museum dan Galeri Sejarah SMK Pamahanu Nusa sudah dibuka. Peresmian penggunaannya olrh Bupati Maluku Tengah yang diwakili Asisten II Bahtum Kalauw. Kepala Museum Siwalima Ambon Ibu Jen Saija hadir langsung dalam peresmian museum yang dirangkai bersama peresmian goa siwa, rima dan goa pamahanu nusa pekan kemarin,” tandas Kepsek SMK Pamahanu Nusa, Frans Latuni krmarin.

Pembukaan museum dan galeri serta goa sejarah di kawasan SMK Pamahanu Nusa menurut Latuny didasarkan pada inisitaif untuk menjaga dan melestarikan sejarah dan budaya Maluku.

“Tujuannya hanya satu, agar sejarah  tentang Maluku dan Maluku Tengah dapat diakses oleh khalayak. Terutama siswa SMK Pamahanu Nusa. Semoga goa Siwa, Rima dan Pamahanu Nusa dapat diakses sebagai situs sejarah,” kata Latuny.

Agar akses sejarah ilmu pengetahuan tentang sejarah dan situs pendukung, Latuny berharap ada dukungan positif masyarakat untuk bersumbangsih positif terhadap pengembangan museum. Baik dalam kaitannya dengan akses museum maupun dukungan dalam bentuk sumbangsih data maupun barang-barang bernilai sejarah.

Kepada pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, diharapkan dapat turut berkontribusi mendorong masyarakat untuk memanfaatkan akses sejarah dengan meningkatkan kunjungan ke Museum Pamahanu Nusa.

“Mari kunjungi museum Pamahanu Nusa sebagai pusat informasi sejarah dan budaya Maluku,” serunya.

Kepada Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, diharapkan langkah yang telah dimulai SMK Pamahanu Nusa mendapat perhatian. Terutama tentang  pengembangan museum kedepan.

“Langkah kita adalah demi kemajuan pariwisata Maluku,” singgungnya.

Latuny mengakui, masih terdapat sejumlah kekurangan terkait pengoperasian museum Pamahanu Nusa, namun dia optimis bahwa kedepan, museum yang akan dapat berbenah mrnjadu museum yang memadai. Yang representatif bagi masyarakat Maluku Tengah.

“Kita mendapat bantuan dari Museum Siwalima Ambon yang akan melakukan pelatihan staf museum. Ini falam rangka penataan museum dan pelatihan teknis pengelola museum,” beber Latuny.

Masih ada sejumlah kejurangan namun dengan bantuan pemerintah dan dukungan masyarakat, kita optimis upaya  menciptakan pusat budaya dan sejarah Maluku di Seram dapat dilakukan mrlakui pengoptimalan Museum Pamahanu Nusa,” kunci Latuny. (SM-01)

author