Komisi II Desak DPRD Terbitkan Rekomendasi Pembangunan Jaringan PLN di Negeri Pasahari

Masohi, seputarmaluku.com- ketua Komisi II DPRD malteng Sukri Wailissa meminta Pimpinan DPRS malteng mengeluarkan rekomendasi pembangunan jaringan kelistrikan oleh PT PLN  di  wilayah Negeri Pasahari Kecamatan Seram Utara.
Sekadar tahu,  suplai listrik untuk warga Negeri Pasahari selama ini dipasok oleh PT wahana Lestari Investama (WLI) sebagai bagian kewajiban perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).  Beberapa bulan belakangan,  pasokan listrik tidak lagi dinikmati warga setempat.
Komisi II sendiri hingga kita minta DPR lahirkan rekomendasu agar PLN bisa masuk ke pasahari, ” seru Wailissa.
Dalam  Rapat Paripurna masa sidang III  dengan agenda  Penyampaian Nota KUA-PPAS RAPBD perubahan Tahun Anggaran 2020, Rabu (7/10) itu,  Wailissa menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi  yang dialami warga setempat.
Terputusnya aliran listrik ke rumah-rumah warga mengganggu aktifitas rutin warga.
Terpisah,  usai Rapat Paripurna,  Wailissa yang dikonfirmasi pers mengungkapkan tentang indikasi adanya “Sandiwara” dibalik terputusnya aliran liatrik ke rumah warga Pasahari.
Pasalnya,  dari  informasi yang dihimpun Komisi dari masyarakat,   perusahaan menolak PT PLN beroperasi di wilayah setempat dengan dalil bahwa aktifitas PLN akan mengganggu operasional perusahaan tambak udang terbesar se-asia tenggara itu.
Padahal,  perusahaan sendiri belum mampu memperbaiki kondisi yang ada hingga saat ini.
“Faktanya adalah bahwa,  Kelistrikan dan air bersih tidak dinikmati warga pasahari hingga saat ini.   Dan,  perusahaan sendiri hingga kini tidak mampu menjelaskan alasan terjadinya kondisi dimaksud,” sebutnya.
Bila kemudian upaya PLN menangani jaringan listrik di Pasahari menemui kendala dari PT WLI,  Wailissa mengancam akan mendorong DPRD melahirkan  rekomendasi pencabutan ijin usaha perusahaan di Maluku Tengah.
“Kalau perusahaan menghalangi,  kita akan dorong pencabutan ijin usaha perusahaan,” tegasnya.  (SM-03)
author