DPRD Malteng Terkesan Hambat Proses PAW Aleg PBB

Masohi,seputarmaluku.com- Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Maluku Tengah dari partai Bulan Bintang (PBB) M diduga sengaja dihambat. Bagaimana tidak, jadwal pelantikan yang sudah ditetapkan dibatalkan sendiri oleh lembaga DPR. Terakhir, rencana Pelantikan pada Selasa (2/10) juga tidak jadi dilaksanakan.

Padahal, undangan telah disebar oleh Sekretariat DPRD. Geladi bersih telah dilaksanakan sehari sebelumnya. Bahkan, undangan pelantikan telah disebar oleh sekretariat lembaga DPR.

“Rencana pelantikan sudah tertunda beberapa kali. Rencana awal pada Selasa pekan kemarin. Namun kembali ditunda oleh DPR. Kemudian dijadwalkan kembali pada hari Kamis tapi juga tidak terlaksana. Kembali diagendakan pada hari Senin awal pekan kemarin namun tidak terlaksana. Dan, agenda tadi pun tidak berjalan,” Ungkap Ongki Hattu.

Hattu adalah anggota DPR Malteng pengganti (PAW) terhadap rekannya Maur Karepessina yang berhalangan tetap (meninggal dunia). Upaya menghambat proses pelantikan PAW Hattu ini terendus dari sejumlah fakta. Diantaranya dalil-dalil tidak jadinya dilaksanakan pelantikan.

“Awalnya karena Ketua DPR memimpin Demo K2. Selanjutnya alasan bahwa harus menyesuaikan waktu dengan Bupati Maluku Tengah. Terakhir, dikatakan, harus menunggu lagi Wakil Bupati Maluku Tengah,” kisahnya.

Kepada awak media, Hattu yang berprofesi sebagai praktisi hukum ini mengaku kecewa. Dia merasa dipermainkan. Dari komunikasi yang terbangun, kesannya ada komunikasi yang tidak jalan antara Sekretariat dengan Ketua DPR. Tapi, kenapa kita yang dikorbankan,” sesalnya.

Pasca pembatalan pelantikan pada Selasa, DPR kembali mengagendakan pelantikan pada Kamis (4/10). Apakah, agenda ini dipastikan dapat berjalan ? kepastiannya, kita lihat saja nanti,” timpalnya.

Sekadar tahu, Pelantikan Antar Waktu terhadap anggota DPRD Malteng periode 2014-2019 bukan baru pertama kali terjadi. Dari beberapa kali berproses, tidak nampak adanya hambatan berarti. Bahkan, proses Pelantikan Antar Waktu berlangsung dengan waktu yang sangat singkat.

Kekosongan kursi anggota DPR tidak berlangsung lama. Ini nampak dari proses PAW dari Partai Golkar. Untuk kasus partai Bulan Bintang, kekosongan kursi Anggota DPR partai ini berlangsung cukup lama. Bahkan terkesan tidak biasa. (SM-01)

author