Dorong Malteng Jadi Jendela Intim melalui Program dan Kebijakan dan Kegiatan Inovatif

Masohi,seputarmaluku.com- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah terus berupaya mendorong secara optimal pewujudan Kabupaten Maluku Tengah sebagai jendela Indonesia Timur (Intim).

Yakni melalui program dan kegiatan Inovatif.”Ada  Program dan strategi Inovasi dan Kebijakan, serta kegiatan inovatif disiapkan guna mewujudkan Malteng sebagai jendela Indonesia Timur,” ujar Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua dalam sambutannya  pada Paripurna Khusus DPRD Malteng  dalam rangka peringatan HUT kota Masohi ke 61 pada 3 November 2018,  Jumat (2/10).

“Ada 14 strategi inovasi, 39 kebijakan inovasi dan 165 kegiatan inovasi serta prioritas pembangunan kota masohi,” tandas Bupati.

Mewujudkan Maluku Tengah sebagai jendela Indonesia Timur adalah bagaimana menjamin terwujudnya kemajuan dalam berbagai segi, serta memastikan terpilaharanya keindahan,  keamanan, dan kenyamanan daerah bagi seluruh elemen masyarakat  yang mendiami wilayah Kabupaten Maluku Tengah.

Diakui bahwa

segenap upaya ke arah itu pasti diperhadapkan dengan tantangan dan hambatan. Namun menurutnya, itulah dinamika yang sejatinya merupakan penyemangat dalam mendorong lebih optimalnya upaya ke arah mewujudkan pembangunan yang lebih tepat, efektif, efisien.

Strategi, kebijakan dan kegiatan Inovatif yang diutarakan Bupati saat itu diantaranya adalah, smart city, terang di malam hari dan bersih di siang hari, taman kota dan kota hijau, kota bunga.

Program mewujudkan Kabupaten Maluku Tengah sebagai pusat perdagangan, pusat pelayanan kesehatan, pusat pelayanan pendidikan, transportasi yang memadai. Mewujudkan  Masohi sebagai Kota kota bebas sampah, dan, sejumlah program  kebijakan dan kegiatan lainnya. (SM-01)

 

 

Bupati Akui Manfaat Kampung KB Belum Dirasakan

Masohi,seputarmaluku.com- Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua menyebut kondisi kampung KB yang terbentuk di wilayah yang dipimpinnya belum dirasakan manfaatnya secara baik oleh masyarakat.

Sebab, katanya, kampung KB di Kabupaten MalukuTengah baru  ada dalam tahap pembentukan kelembagaan meski telah diikuti dengan kegiatan yang menggambarkan keterpaduan lintas sektor.

“Sehingga hasilnya belum dirasakan secarah utuh oleh  masyarakat yang ada di Kampung KB tersebut,” ujar Tuasikal dalam sambutannya saat membuka kegiatan sosialisasi  dan pengembangan program Lini Lapangan di Kampung KB bersama Mitra Kerja yang dilaksanakan oleh BKKBN Provinsi Maluku, di Kelurahan Lesane Kota Masohi, Senin (5/10).

Dari kenyataan yang ada, Tuasikal mengaku sangat mengapresiasi kegiatan  sosialisasi pengembangan program lini lapangan yang digagas oleh BKKBN Provinsi maluku saat itu.

“Kegiatan ini sangat penting dalam rangka  untuk mengingatkan dan memotivasi masyarakat, untuk bisa menjadikan tiap keluarga menjadi sehat, bahagia dan sejahtera,” tandasnya.

“Diharapkan, Sosialisasi ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun semua pihak terkait guna mengkampanyekan, membumikan serta menyukseskan program KB di setiap Kampung KB,” timpalnya.

Dikatakan  keinginan pemerintah pusat untuj mrmbangun Indonesia dari pinggiran sangat efektif dilakukan melalui Program Kampung KB.

Sebab, melalui program kampung KB, upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia Indonesia, termasuk upaya merevolusi karakter bangsa dapat dilaksanakan secara efektif.

Melalui program KB pula,  negara maupun daerah dapat  bersama-sama  berupaya untuk menyejahterakan masyarakat.

“Kampung KB yang dilaksanakan di Malteng akan selalu berkembang serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” optimisnya.(SM-01)

author