Anakotta: Pemkab Malteng Perjuangkan Wilayah Sengketa di Perbatasan

Masohi,seputarmaluku.com- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Maluku Tengah Nova Anakotta menegaskan tidak akan melepas satu pun penduduk Maluku Tengah dari basis Data Kependudukan Kabupaten tertua di Provinsi Maluku ini ke Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Dimaksudkan, 1500-an penduduk Kabupaten Maluku Tengah yang terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu tahun 2019 di Kabupaten SBB.

“Saya tidak akan lepas satu penduduk pun,” ikrarnya.

Ketegasan Anakotta ini bukan tanpa dasar. 1500-an Penduduk Malteng yang  ada dalam DPT Pemkab SBB tersebut sesuai basis data kependudukan, adalah warga Malteng. Dan, dapat dipastikan bahwa secara administratif, tidak pernah ada mutasi penduduk Maluku Tengah ke SBB.

“Warga dimaksud sesuai dengan basis data kependudukan, adalah warga Malteng. Pada pemilu Bupati Maluku Tengah maupun Pilgub   Maluku, penduduk dimaksud ada dalam DPT Kabupaten Maluku Tengah,” terangnya.

“Sesuai Daftar pemilih pada pemilu sebelumnya dan DP4 pilpres tahun 2019, penduduk dimaksud adalah warga Malteng,” tambahnya.

Sebelumnya, Anakotta kepada koran ini, mengatakan,  seluruh masyarakat di Tanjung Sial dan Negeri Samasuru yang terakomodir dalam.DPT Pilpres SBB masih tetap berstatus sebagai masyarakat Maluku Tengah.

Hal.mana dapat dipastikan dari status administrasi kependudukan masyarakat dimaksud yang hingga saat ini masih berada di Kabupaten Maluku Tengah.

“Data kependudukan masyarakat dimaksud  terdaftar pada server Diadukcapil Malteng,” pungkasnya. (SM-01)

 

author