Sahubawa : “Walang Inovasi” Solusi Mendorong Percepatan Pembangunan Malteng

Masohi,seputarmaluku.com- PLt Sekkab Maluku Tengah Rakib Sahubawa, optimis bahwa pembangunan di Kabupaten Maluku Tengah di waktu mendatang akan lebih optimal melalui program terobosan “Walang Inovasi”

Lewat program ini, kedepan, pelayanan publik akan lebih optimal baik dari segi waktu maupun kualitas pelayanan.

Managemen di internal birokrasi lebih tertata. Dan pada gilirannya, dapat mendorong laju pembangunan lebih baik dibanding masa sebelumnya.

Optimisme ini dikemukakan Sahubawa kepada pers di Masohi, senin(3/9/2018).

“Dengan konsep program Walang inovasi, birokrasi diwajibkan membuat perubahan-perubahan atau inovasi. Ide dan gagasan ini kemudian diaktualisasikan melalui payung peraturan bupati, dengan demikian maka, pembangunan dan pelayanan publik tentu akan lebih oltimal,” jelasnya.

Konkritnya, melalui Program Walang Inovasi ide dan gagasan yang inovatif dalam rangka  mengoptimalkan kinerja seluruh jajaran pemerintahan Kabuaten Maluku Tengah di godok. 

“Adalah konsep bagaimana mendorong jajaran birokrasi untuk berpikir beda, berbuat beda, melakukan perubahan untuk mencapai hasil yang terbaik bagi masyarakat. Buah pikir jajaran birokrasi ini nantinya akan dimatangkan dari segi konsep sebelum diaktualisasikan untuk kemajuan Maluku Tengah,” tukasnya.

“Semisal, pelayanan dasar pembuatan Dokumen Kependudukan. Bila sebelumnya memakan waktu cukup panjang, didoronv untum dapat dilayani ditingkat kecamatan,” jelas Sahubawa mencontohkan.

Optimisme yang ada, bukan tanpa dasar.  Pengutusan  rekan-rekan birokrasi mengikuti Diklat adalah kunci sukses aksi lrogram walang inovasi ditinvkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dari diklat ini, akan lahir konsep, ide dan gagasan dan pola pikir baru tentang pembangunan jangka menengah dan panjang daerah.

“Nantinya dibentuk tim Walang Inofasi Daerah, tim Walang Inofasi OPD, tim Walang Inovasi alumni peserta diklat.  Para  alumni ini akan di gerakkan di masing-masing unit kerja sebagai motor penggerak sesuai jabatan atau tugas masing-masing dan menjadi penggerak di OPD dan Daerah,” runutnya.

Sahubawa mengakui bahwa konsep Walang Inovasi tidak lepas dari konsep  besar Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua melalui program Terobosan “Tabaos Bupati Maluku Tengah membangun Negeri”

“Konsepnya sama, hanya saja ada sentuhan Inovasi dan terobosan-terobosan baru guna lebih memperbaiki dan memperkuat yang ada. Selama ini, ide dan gagasan inovatif itu belum terhimpun  dan terorganisir,” sebut Sahubawa.(SM-01)

 

author