PT. Maluku Membangun Minta Karo Hukum Setda Provinsi Maluku Percepat Mediasi Tahap II

Seputarmaluku.com, Ambon.- Karo Hukum Setda Provinsi Maluku, Hendrik Far-far SH. MH dinilai tidak Konsisten dengan janji untuk melaksanakan Mediasi II antara PT Maluku Membangun dan BPN Provinsi Maluku serta Kantor Pertanahan Kota Ambon, terkait persoalan 3 persil tanah Eigendom Verponding nomor, 986, 987 dan 988.

Kepada Wartawan, Direktur PT Maluku Membangun, Lutfi Atamimi di ruang kerjanya Selasa (19/9) menjelaskan, sudah hampir 3 bulan sejak Bulan Ramadhan kemarin, janji untuk secepatnya menggelar mediasi tahap II tak kunjung terlaksana.

“Ini sudah hampir 3 bulan janji Pak Karo Hukum di hadapan pihak Pertanahan Kota Ambon, Asisten II dan PT. Maluku Membangun untuk secepatnya menggelar mediasi ke dua setelah copyan dokumen PT. Maluku Membangun diserahkan ke Pihak BPN, Biro Hukum, dan itu sudah dilakukan. Tapi sampai saat ini tak ada tanda-tanda mediasi ke dua akan dilakukan,” jelas Attamimi.

Untuk itu, dirinya meminta perhatian Karo Hukum maupun Asisten II Setda Provinsi Maluku untuk secepatnya mennggelar mediasi tahap II.

Selain itu, pihak-pihak yang dalam catatan BPN Kota memiliki akta 3 persil tanah Eigendom Verponding, diantaranya, Tan Silae, Gaspersz dan J Mola juga diundang untuk membuktikan kebenaran catatan BPN Kota terkait kepemilikan akta mereka, ungkapnya. (SM02)

author