Program Kota Bebas Sampah Pemkab Malteng Menuai Dukungan

Masohi,seputarmaluku.com-Program Kota Bebas Sampah Prmkab Malteng menuai dukungan optimal seluruh elemen.Bila sebelumnya,  dukungan semata datang dari sejumlah OKP dan Mahasiswa serta Siswa Sekolah, kali ini,  unsur TNI  dan Polri secara langsung menyatakannya   dukungan terhadap program Kerja bhakti rutin yang digagas Pemkab Malteng tiap akhir pekan berjalan.

Ini terbukti dengan keikut sertaan lebih dari 600 orang peserta kerja bhakti Masal dalam Kerja bhakti  masal,  Sabtu (30/9) yang salah satunya didominasi oleh unsur TNI dan Polri. Dukungan tidak semata lewat partisipasi dalam kegiatan kerja bhakti yang merupakan program rutin pemkab Malteng tersebut,  namun  terhadap semua program  pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam mendorong optimalnya pembangunan demi kemajuan daerah dan masyarakat.

Untuk diketahui,  program kerja bhakti rutin setiap akhir pekan merupakan program yang digagas pemkab Malteng Untuk mewujudkan program unggulan “Kota Bebas Sampah”.  Program unggulan “Kota Bebas Sampah” ini sendiri  diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap konsep pemerintah daerah menjadikan Kota Masohi sebagai tujuan wisata.

Dengan terwujudnya Kota Masohi yang bersih diharapkan dapat mendukung program yang telah dan akan dilaksanakan kedepan. Salah satunya,  rencana pembangunan spot wisata air di Kota Masohi.

Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua mengapresiasi dukungan penuh semua elemen terkhusus TNI dan Polri terhadap program unggulan “Kota Bebas Sampah”

“Sebab,  program apapun yg dilaksanakan pemerintah daerah belum mempunyai kekuatan penuh kalau belum di dukung TNI dan Polri. Dengan dukungan TNI dan Polri kita optimis upaya mewujudkan Kota Masohi sebagai Kota Pariwisata akan terwujud, ” ujar Bupati  kepada pers usai apel bhakti sosial.

“Bahkan bukan saja di wilayah Kota Masohi,  seluruh wilayah di Kabupaten Maluku Tengah bisa dijangkau.  Program kerja bhakti masal demi mewujudkan Kabupaten Maluku Tengah bebas sampah bisa diwujudkan.

“Tentu,  semua dapat diwujudkan dengan adanya dukungan penuh semua elemen,” yakin bupati.

“Dan pada saatnya nanti,  kerja bersama ini akan jadi virus positif bagi semua elemen masyarakat di seluruh wilayah Kabupatrn Maluku Tengah, ” seru bupati.

Bentuk dukungan penuh elemen TNI terhadap program dan kegiatan pemkab Malteng terutama kegiatan bhakti sosial  adalah dengan senantiasi menyiapkan seluruh jajarannya untuk kegiatan-kegiatan dimaksud.

“Sinergitas ini akan terus kita jaga.  Bukan saja dalam bentuk karya bhakti.  Kita berharap kegiatan seperti ini menjadi kegiatan rutin bersama, ” kata Dandim.

Ditegaskan,  kegiatan yang berhubungan langsung dengan sosial kemasyarakatan akan didukung penuh oleh elemen TNI.

“Kegiatan bhakti sosial dan kegiatan yang menyentuh kemanusiaan semacam donor darah akan kita dukung penuh, ” kata Dandim.

Sementara itu Kapolres Malteng AKBP Raja Arthur Nainggolan berharap,  kegiatan  bhakti sosial berupa kerja bhakti masal dan kegiatan ikutan lainnya bisa  diperdakan.

Sebab,  dengan begitu,  target yang ingin dicapai semisal mewujudkan “Kota Bebas Sampah” bisa menuai dukungan dan kerjasama yang positif dari semua elemen masyarakat tanpa terkecuali.

“Polri mendukung penuh  program bhakti Sosial. Kedepan,  perlu regulasi agar upaya mengawal terwujudnya  program “Kota Bebas Sampah” dapat diwujudkan.  Target menjadikan Kota Masohi sebagai daerah tujuan wisata bisa diwujudkan, ” saran Kapolres.

Bentuk dukungan konkrit  polres Malteng terhadap program yang digagas pemkab Malteng selian komitmen untuk turut serta dalam setiap pelaksanaan progran Bhakti Masal adalah diusulkannya pelaksanaan kegiatan Jumat Segar.

Kegiatan ini diharapkan dapat menggugah kepedulian semua pihak untuk memajukqn Kabupaten Maluku Tengah.

“Harapan kita,  pemda juga dapat menggagas kegiatan serupa lainnya guna menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.  Yakni program Jumat Segar dan Sabtu Bersih, ” seru Kapolres.

“Semua kegiatan ini pada akhirnya akan dinikmati  oleh masyarakat, ” tukasnya.

“Kegiatan rutin ini akan kita tindak lanjuti dengan Perda tentang lingkungan. Di wilayah bantaran kali akan kita programkan pembuatan septictank yang tertata baik supaya tidak lagi ada pembuangan tinja ke sungai. Kita ciptakan solusi yang terbaik untuk masyarakat, ” timpal bupati. (SM-01)

 

author