Futwembun : Empat Negeri di SUB Bermasalah Dengan ADD dan DD

Masohi, Seputarmaluku.com- Saat ini Polres Maluku Tengah  sementara  menangani empat kasus dugaan penyalahgunaan anggaran  Alokasi Dana Desa ( ADD) dan Dana Desa.  Dari empat kasus itu tiga diantaranya  berasal  dari Kecamatan Seram Utara Barat (SUB).

” Yang kita tangani saat ini ada 4 kasus. 3 dari kecmatan Seram Utara Barat yakni Gale-Gale, Pasanea, Karlutu Kara. Satu lainnya di Negeri Liang Awaiya Krcmatan Teluk Elpa Putih,” Demikian Diungkapkan Kasat Reskrim Polres Maluku Tengah, AKP Uspril Futwembun  koran ini Fia Telfon selulernya kemarin.

Futwembun Akui  dari sejumlah kasus yang ditangani bersumber pada laporan resmi masyarakat dari negeri-negeri setempat. Laporan-laporan dimaksud bervariasi. Soal waktu maupun indikasi pelanggarannya. Namun rata-rata, laporan diterima pada beberapa bulan terakhir.

“Laporan pada bulan Agustus  tentang pelanggaran berbeda-beda tapi  semuannya mengarah pada indikasi perbuatan korupsi,” kata Perwira berpangkat 3 Balok itu.

Sementara Informasi yang berhasil dikantongi media ini menyebtkan bahwa,  indikasi korupsi DD dan ADD yang tengah berproses di Polres Malteng  lebih cendrung pada anggaran pekerjaan proyek maupun anggaran pemberdayaan. Sudah begitu,  proyekproyek itu sebagian besar  tidak tuntas dikerjakan. Program pemberdayaan hanya menyentuh sekelompok masyarakat saja.

“Di gale-gale misalnya, bantuan pemberdayaan berupa sapi dibagikan dalam bentuk uang tunai Rp. 1 juta hanya untuk segelintir orang. begitupun dengan sejumlah  proyek fisik  turut di Markup, “Beber salah  satu warga Gale-Gale. (SM-01)

 

author