Fakultas Kedokteran Unpati Raih Nilai Akreditasi B

Seputarmaluku.com, Ambon.- Sejak dibuka 2008 silam, Fakultas Kedokteran Universitas Patimura Ambon terus berbenah diri agar dapat berdiri sejajar dengan Fakultas Kedokteran lainnya di Indonesia. Upaya untuk meningkatkan kualitas baik dari sisi sarana prasarana maupun tenaga pengajar serta program studi terus dilakukan guna memperoleh nilai akreditasi yang lebih baik.

Upaya itu terus membuahkan hasil setelah memperoleh akreditasi C, upaya peningkatan terus dilakukan sehingga di awal September 2017, Fakultas Kedokteran Unpati kembali memperoleh nilai akreditasi B.

Hal ini dibenarkan Dekan Fakultas Kedokteran Unpati, Dr. dr Bertha Jean Que Sp.S M.Kes kepada wartawan di ruang kerjanya Kamis (14/9).

Dirinya mengatakan, upaya untuk meningkatkan status kualitas Fakultas Kedokteran terus dilakukan dari berbagai segi agar mutu dan kualitas lulusannya kedepan memiliki kompetensi yang sejajar dengan Fakultas Kedokteran lain di Indonesia.

“Nilai Akreditasi B baru saja diperoleh Fakultas Kedokteran Unpati, itu menandakan peningkatan mutu di lembaga pendidikan ini terus bertambah dan mendapat pengakuan. Namun itu saja belum cukup, untuk lebih berkualitas lagi kita masih harus bekerja lebih keras untuk kedepan bisa memperoleh akreditas A,” jelas Bertha.

Dikatakan, jika tidak berupaya untuk meningkatkan kulitas nilai akreditasi dari C ke B maka, sudah pasti itu juga akan berpengaruh pada kuota penerimaan mahasiswa yang tidak boleh lebih dari 100 orang, selain itu, untuk lulusan Fakultas Akreditasi C sulit untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Faktor utama yang membuat Fakultas Kedokteran Unpati memperoleh nilai akreditas B adalah fasilitas berupa gedung, dimana saat ini Fakultas Kedoteran Unpati sudah menempati gedung sendiri, tidak lagi seperti tahun-tahun kemarin dimana aktifitas perkuliahan maupun kantor menggunakan kampus PGSD.

Selain itu, dari sisi ketersediaan tenaga pengajar atau Dosen, dimana saat ini ada sejumlah tenaga pengajar yang dipakai dari luar untuk menunjang aktifitas belajar mengajar.

“Ada sejumlah tenaga dosen yang kita pakai dari luar untuk menunjang aktifitas belajar mengajar. Namun kedepan dalam upaya pembenahan dan peningkatan mutu menuju nilai akreditasi A, maka perlahan-lahan jumlah tenaga dosen dari luar dikurangi dan diisi oleh tenaga dosen dari dalam yang sudah menyelesaikan pendidikan dan kompetensi lanjutan dan sejajar dengan Dosen-dosen dari luar,” ungkap Bertha Jean.

Dirinya menyatakan, upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas Fakultas Kedokteran Unpati akan terus dipacu untuk secepatnya memperoleh nilai akreditas A.

“Salah satu yang perlu kita benahi adalah membangun sistim IT agar semua yang ada di Fakultas Kedokteran Unpati terkomputerisasi sehingga mahasiswa bisa menyelesaikan tugasnya dengan menggunakan fasilitas IT,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Unpati. (SM02)

author