Bupati : Pawai Ta’aruf Bermakna Strategis

Masohi,seputarmaluku.com- Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua mengatakan,  Pawai Ta’aruf bermakna strategis Sebagai ajang promosi sejarah dan budaya dan agama. Disisi lain, pawai Ta’ruf juha melambangkan tumbuh suburnya nuansa kebersamaan dalam semangat saling menyayangi serta saling memahami.

“Pawai Ta’ruf yang terlaksana ini menjadi ajang kreasi guna menunjukan kreatifitas seluruh peserta yang berciri khas budaya nusantara dan keislaman di bawah panji Bhineka Tunggal Ika,” tandas Bupati saat melepas peserta pawai Ta’ruf  memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah

Pawai Ta’ruf, menegaskan tentang kemajemukan yang merupakan kekayaan besar bangsa.  Kekayaan yang bercirikan semangat kekeluargaan, persaudaraan, kebersamaan dan kegotong-royongan. Kekayaan yang patut dikembangkan dan dilestarikan.

“Pada konteka itu, semua dalam lintas generasi harus mampu menggalang kerjasama dan saling membantu guna mempertahankan entitas kebudayaan yang kita miliki,” katanya.

Di tengah peradaban global yang terus mengalir di seluruh sendi Kehidupan manusia, ragam nilai yang terkandung dalam kegiatan- kegiatan bernyansa kendonesiaan dapat menjadi benteng terhadap  ancaman  kemerosotan moral generasi bangsa.

“Dan sudah sepantasnya, kita semua  selalu membangkitkan semangat ke-lndonesia-an dengan sebaik-baiknya. Membangun persatuan dan kesatuan yang kokoh dan kuat, mempererat hubungan persaudaraan, kekeluargaan dan kebersamaan serta berupaya menyempumakan segala kelemahan di kalangan umat beragama,” terangnya.

“Dengan demikian,  Maluku Tengah kedepan  akan menjadi daerah yang semakin bermartabat, berhasil dalam pengembangan kesejahteraan masyarakat, serta sukses dalam semua dimensi pembangnan daerah,” kuncinya. (SM-01)

 

 

author