Brankas Jadi Dalil Kabag Umum Sekab Malteng Ngamuk

Masohi,seputarmaluku.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bahrum kalauw jadi sasaran kemarahan Kepala Bagian Umum Sekkab Malteng,Tedy Salampessy. Alasaan brankas keuangan sekkab maltreng  dibobol jadi dalil untuk salampessy ngamuk.

“Dia (Tedy-red)  dating marah-marah  dan menendang  pintu dinas Pol PP sambil memaki-maki kasat. Alasannya brankas bendahara sekda dibobol,”ungkap kepada pers di masohi,Semin ( 3/9).

Tidak terima dengan sikap salampessy,personil Pol PP nyaris menghakimi dia atas  sikapnya yang dinilai tidak beretika sekaligus tidak beralasan.

“Beruntung,saat melihat sikap personil Pol PP tidak terkendali, Salampessy langsung pergi.bila tidak, bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”beber sumber.

Sementara kepala satpol PP, Bahrum Kalauw saat dikonfirmasi sempat berkelit. dia mengakui  bahwwa dirinya sempat disambangi Tedy,hanya saja soal alasan kemarahan  dan adanya ungkapan yang dialamatkan kepada jajaran sat pol PP  kalauw enggan menjawab.

“Dia (Tedy-red)  lebih berkompeten menjelaskannya. Silahkan tanya  langsung kepada yang bersangkutan,”sarannya.

Kalauw kelihatan tidak ingin persoalan ini terekspos. Entah atas alasan apa.informasi yang berhasil dihimpun media ini meneyebutkan, ngamuknya kabag Umum patut diduga tanpa  alas an nyang jelas. pasalnya,kalau alasan bahwa brankas bvendahara sekda di bobol ,itu tidak benar adanya.

Kalau alasannya bahwa terali jendela ruang bendahara sekda yang tidak lepas, itupun  bukan kesalahan jajaran Pol PP karna faktanya sama sekali  tidak ada  upaya pembongkaran paksa terhadap terali jendela ruang bendahara sekda.

Pantauan media ini informasi yang beredar  benar adanya.

“Tidak ada brankas yang dibobol  begitu juga dengan teralinya. Terali yang dimaksud memang lepas.itu terjadi setelah  sebelumnya dipegang oleh kabag,” Ungkap salah satu pegawai sekkab Malteng. kalau ada pembobolan terali apalagi brankas, masa kita tidak panik,”katanya  meminta namannya tidak diwartakan.

Sebelumnya,saat kejadian pagi itu berlangsung  muncul berbagai spekulasi,apalagi setelah fakta bahwa alasan mengamuknya Kabag Umum tidak benar adanya.

“Kemungkinan, mengamuknya  kabag Karena  ada tekanan pikiran. Palagji kasus dugaan korupsi uang makan rumah tangga Bupati Malteng  sementara berproses  di polres Malteng.beredar informasi Dana dimaksud dikelola langsung oleh bagian umum sejak tahun 2017 kala itu dipimpin oleh Tedy Salampessy,”prediksi pegawai dilingkup Pemkab Malteng (SM-01)

author