Tidak Transparan Kelola DD, Kejaksaan Diminta Periksa Mantan Kades Tihuana

 Kobinsonta, Seputarmaluku.- Jumlah kucuran Dana Desa (DD) dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tahun ini DD yang dikucurkan pemerintah pusat terbilang cukup besar mencapai miliaran rupiah. Dana bantuan dengan nilai selangit itu bila tidak dilakukan pengawasan secara baik tentu menjadi ladang empuk oknum-oknum  yang tidak bertanggungjawab untuk memperkaya diri.

Seperti yang terjadi di Desa Administratif Tihuana, Kecamatan Seram Utara Timur Seti, Kabupaten Maluku Tengah, dimana pengelolaan Dana tersebut jauh dari transparansi penggunaannya. Sebagai pemimpin, Tukiman, yang adalah mantan Kepala Desa di wilayah itu seenanknya melakukan pengelolaan sendiri bersama kroninya tanpa diketahui masyarakat, bahkan pencairan dana bantuan itu tak pernah disampaikan kepada masyarakat soal besaran jumlah dana yang diperoleh.

Menurut salah satu sumber yang enggan dipublikasikan mengatakan, pengelolaan Dana Desa selama ini hanya dilakukan oleh Kepala Desa dan konconya, pemanfaatannya pun tidak diperuntukan bagi masyarakat ataupun pembangunan Desa.

Menurutnya, indikasi penyalahgunaan dan tindak pidana korupsi telah terjadi pada pemanfaatan Dana Desa itu.

“Masyarakat tidak pernah diberi tahu berapa besar anggaran yang diterima serta pemanfaatannya.  Ini sudah menandakan ada indikasi korupsi dan penyalahgunaan uang negara sehingga Kepala Desa dan Bendahara harus bertanggungjawab.” Tandasnya.

Untuk itu, dirinya meminta aparat penegak hukum dalam hal ini pihak Kejaksaan Negeri Masohi untuk segera melakukan penyelidikian atas pemanfaatan Dana Desa yang dilakukan oleh Kades maupun Bendahara,”desaknya. (SP-01)

author