Sidang Paripurna DPRD Malteng, Bupati Akui PAD Sangat Kecil

Masohi,Seputarmaluku.-Penyampaian Pidato pengantar Laporan Pertanggung Jawaban Akhir Tahun Anggaran 2016 dan Nota Perhitungan APBD Tahun Anggaran 2016  diruang sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Rabu (16/08/2017)  Bupati Malteng Tuasikal Abua mengakui PAD  masih sangat kecil. Sebaliknya pendapatan lebih didominasi oleh Pendapatan transfer Pemerintah pusat,Transfer Pemerintah Provinsi.

“Sumbangan PAD terhadap pendapatan daetah sangat kecil. Pendapatan lebih didominasi oleh pendapatan transfer dari pemerintah pusat, dan transfer pemerintah provinsi. Total pendapatan Asli Daerah sebesar 120 milyar. Kontribusi terhadap Pendapatan Daerah sebesar 7,52 persen,” katanya.

Sektor Pajak daerah, yang terealisir sebesar 14 Milyar atau berkontribusi terhadap pendapatan daerah sebesar 11 93 persen. Sektor retribusi daerah sebesar Rp. 15 milyar atau berkontribusi terhadap Pendapatan daerah sebesar 13,00 persen. Sektor pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisir sebesar Rp. 1 milyar atau berkontribusi terhadap pendapatan daerah sebesar 1,38 persen. Sektor lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah sebesar Rp. 88 Milyar atau berkontribusi terhadap pendapatan daerah sebesar 73,68 persen,” urai bupati.

Terhadap kondisi ini telah dilakukan berbagai upaya perbaikan dalam mekanisme maupun kebijakan agar dapat mendorong peningkatan pendapatan daerah dari sektor PAD di tahun mendatang.

“Upaya untuk meningkatkan PAD adalah dengan melakukan intensitikasi terhadap sumber-sumber pendapatan yang sedang dikelola serta melakukan ekstensitikasi terhadap sumber Pendapatan Asli Daerah yang baru,” katanya

Perlu diketahui bahwa laporan pertanggung jawaban Keuangan  kabupaten Maluku Tengah tahun 2016 yang dibacakan bupati adalah laporan pertanghung jawaban yang telah melalui pemeriksaan BPK RI.  Dan dari laporan itu, Kabupaten Maluku Tengah memperoleh hasil penilaian   Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Opini WTP  merupakan hasil kerja keras bersama semua pihak mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan serta sistim pertanghung jawaban keuangan. raihan opini WTP akan semakin memacu semangat kerja kita untuk mempertahankan opini WTP,” harap Tuasikal. (SM-02)

author