Program TMMD Ditutup

No comment 171 views

Masohi,seputarmaluku.com- Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-102 Kodim 1502/Masohi tahun 2018 di Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah yang berlangsung sejak 10 Juli lalu, ditutup, Rabu (8/8).
Secara Nasional, kegiatan TMMD  Program TMMD merupakan program rutin TNI yang diselenggarakan selama 3 kali dalam setahun.

Kegiatan TMMD melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 Kab/ Kota, 57 Kecamatan dan 79 Desa. Kegiatan mana mendapat dukungan dari  Pemerintah Daerah setempat mrlalui Organisasi  Perangkat Daerah (OPD). Diantaranya, Dinas Infokom, Dinas Kesehatan, Pertanian, BKKBN, Sosial. Kehutanan. Pekerjaan Umum, Kejaksaan serta Kepolisian.

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI, Jenderal Mulyono dalam sambutannya yang dibacakan 152/Binaiya menyatakan, Program TMMD merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta Ketahanan Nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya generasi milenial.
“Program TMMD, merupakan upaya mewujudkan kemanunggalan TNI sebagai kekuatan pertahanan negara.
Meskipun tugas pokok tentara adalah menjadl yang terdepan di masa konflik, namun di masa damai, tentara  wajib berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yakni, dengan turun ke Iapangan membantu program pembangunan dan kesulitan rakyat,” tandas Danrem.
“Sebab, masa damai pada hakekatnya merupakan masa persiapan untuk perang,” sebutnya.
Kegiatan  TMMD diyakini dapat lebih mempererat hubungan silaturahmi dan kekeluargaan antara TNI dengan rakyatnya.
Melalui kegiatan dimaksud, potensi yang ada di pedesaan dapat dikembangkan dan kekurangan yang ada dapat diatasi, guna mencapai pemerataan, pertumbuhan serta kemandirian desa secara berkelanjutan.
Program TMMD ke-102 TA 2018 ini berlangsung dibawah sorotan tema “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial”, menurutnya, sangat tepat bila dihadapkan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin modern.
“Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi. moralitas dan karakter generasi muda juga harus dibangun sehingga menjadi pribadi yang kreatif. aktif, inovatif dan berjiwa nasionalis yang kuat,” sebutnya.

TMMD juga menyasar pembangunan fisik diantaranya, berupa infrastruktur jalan dan talud, pembangunan fasilitas umum dengan harapan, dapat meningkatkan   kualitas hidup masyarakat.
Untuk  prasaran non-flsik, fokus program TMMD  diarahkan untuk menumbuhkan kekebalan dalam menghadapi isu-isu disintegrasi Bangsa dan haI-hal yang mengarah  kepada konflik sosial.

“Dalam upaya itu, Satgas TMMD yang bersinergi dengan dinas terkait di Pemda setempat, telah melaksanakan penyuluhan tentang hukum, wawasan kebangsaan, kerukunan antar umat beragama, serta bahaya Narkoba dan paham-paham radikal,” rincinya.

Kegiatan TMMD, diharapkan dapat menjadi pemicu yang mendorong semangat masyarakat  untuk maju dan berkembang dari segi ekonomi, jeli dan waspada terhadap bahaya-bahaya yang berdampak negatif bagi lingkungan, serta membentuk kehidupan yang rukun di tengah perkembangan dunia yang semakin modern.

“Hal inilah yang kita harapkan pada akhirnya akan menguatkan Imunitas Bangsa serta membentuk karakter generasi muda kita sebagai generasi milenial yang berdaya saing tinggi,” katanya.
(SM-01)

 

author