Program Kampung KB Sasar Kecamatan Amahai

Masohi,seputarmaluku.com- Upaya menekan angka pertumbuban penduduk terus digalakan pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui program Kampung KB.

Kali ini, Jumat (10/8), program diaksud dgelar di Kecamatan  Amahai. Tepatnya di Dusun Amdua NEgeri Soahuku dan Dusun Aira Negeri Rutah.

Program Kampung KB menurut Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua, sangat  positif sekaligus penting. Disisi lain,  program ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah yakni,  meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi yang sedang giat-giatnya kita bangun harus dapat diimbangi dengan upaya pengendalian kuantitas dan peningkatan kualitas penduduki,” tandas bupati dalam sambutannya.

Kenyataannya, menurut bupati,  angka peserta KB masih minim. Alasan inilah yang mendorong dilaksanakannya Pencanagan program Kampung KB di berbagai daerah.

“Harapannya, banyak masyarakat ikut merasa terpanggil dan bertanggung jawab mengupayakan dan meningkatkan program Kampung KB di tingkat bawah,” katanya.

“Terutama di Negeri-Negeri dengan kategori miskin ; negeri yang padat penduduknya, akses kesehatan berkurang,  wilayah kumuh maupun  wilayah pesisir dan nelayan,” tambah bupati.

Bupati mengakui bahwa, untuk dapat membentuk Kampung KB,  masih didapati.kendala yang menghambat. Antara lain, ketidaksiapan mental masyarakat untuk mengakui wilayahnya sebagai kawasan kumuh dan miskin atau karena budaya gengsi maupun kecurigaan terhadap program KB.  Serta, sejumlah kendala lain.

Meski begitu,  bupati tetap optimis bahwa , apa yang diprogramkan bisa diwujudkan bila masyarakat ikut berperan secara aktif.

“Peran dan tanggung jawab serta kerjasama dan koordinasi yang intensif antara Pemerintah Kecamatan dan pemerintah negeri bersama masyarakat terutama dukungan dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan maupun para pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan yang ada di Kecamatan ini perlu diupayakan lebih serius,” serunya.

Melalui  kerja sama dan koordinasi yang intensif, bupati memastikan  sasaran Program KB yakni keluarga, Balita, remaja, pasangan usia subur, penduduk Lansia, sampai dengan lembaga RT dan RW mampu dijangkau.

Dan pada gilirannya, program Kampung KB akan mampu berkontribusi secara signifikan terhadap pengendalian pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan kualitasnya sebagai prasyarat keIancaran proses pembangunan berkelanjutan. (SM-01)

author