Mutasi Guru Dinilai Janggal, DPRD Malteng Surati BKD dan Dinas Pendidikan Malteng

Masohi, Seputarmaluku.com.-Mutasi tanaga guru pada sejumlah sekolah di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mendapat sorotan dari DPRD Malteng karena terkesan janggal tanpa mempertimbangkan sebaran jumlah tenaga guru.

Penegasan ini disampaikan Ketua DPRD Maluku Tengah Ibrahim Ruhunussa kepada wartawan, Kamis (25/7/2019).

Menurutnya, mutasi guru tidak mempertimbangan jumlah tenaga pengajar di sekolah karena ada sekolah yang jumlah gurunya kelebihan tidak dimutasikan. Ini yang menjadi pertanyaan DPRD Malteng kepada Pemkab dalam hal ini Dinas Pendidikan dan BKD Malteng.

“Saya merasa ada yang aneh dengan mutasi para guru ini, BKD dan Kadis Pendidikan harus bertanggungjawab,” kata Ruhunussa.

Dirinya menilai, Dinas Pendidikan dan  BKD Malteng telah menyalahgunakan kewenangan, karena kebijakan mutasi guru itu sangat bertentangan dan harus dipertanggungjawabkan.

Terkait persoalan ini, DPRD Malteng telah mengirimkan surat kepada Dinas Pendidikan dan BKD Kabupaten Maluku Tengah untuk pekan depan akan dilaksanakan rapat terbuka terkait dengan masalah ini.

“Hari Rabu kita rapat dan saya sudah sampaikan surat kemarin, dan tidak boleh diwakili. Kita bahas bersama lintas komisi terkait dengan masalah ini, jangan mereka mau bikin senang yang lain, tapi bikin susah orang lain juga,” ungkapnya.

Kata Ruhunussa, pihaknya sangat mendukung kebijakan mutasi guru yang dilakukan, tapi harus dilakukan di sekolah yang kelebihan guru jangan yang kekurangan guru seperti yang terjadi di Kecamatan Leihitu.

“Ada dua sekolah atau tiga sekolah dilakukan mutasi gurunya, saya sudah cek lengkap jumlah gurunya, sesuai dengan jumlahnya yang ada di sekolah tersebut. Namun ada di beberapa beberapa sekolah yang gurunya melebihi sampai enam bahkan tujuh guru tidak dikorek sama kali sama sekali oleh BKD dan Dinas Pendidikan, ini yang tidak benar,” jelasnya.

Menurutnya, mutasi itu kewenangan pemerintah daerah, namun harus sesuai dengan aturan dan prosedur, kalau guru sekolah itu sudah lengkap dan tidak ada kelebihan maka jangan dilakukan otak atik karena ada kepentingan lain. (SM-PM

author