Mayoritas Aleg Setujui Penetapan Ranperda Pemekaran Dua Kecamatan

Masohi,seputarmaluku.com- Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) hak Inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah berupa pemekaran Kecamatan Banda Besar dan Kecamatan Teluk Dalam mengantongi dukungan mayoritas Anggota DPRD.

Dalam rapat paripurna DPRD Malteng, Kamis (22/8), sebanyak 23 dari 27 anggota DPRD yang mengikuti rapat, menyetujui ranperda ditetapkan jadi perda. Hanya satu anggota yang tidak menyetujui, dan dua anggota lainnya tidak mengikuti rapat hingga tuntas. “Dengan demikian, dari 27 anggota yang hadir, 23 anggota menyatakan setuju ranperda dijadikan perda, 1 diantaranya tidak setuju, dan 2 keluar sidang,” kata Ketua DPRD Malteng Ibrahim Ruhunussa menyimpulkan hasil voting terbuka yang digelar dalam rapat paripurna.

Mekanisme pemberian hak suara masing-masing anggota DPRD dipilih lantaran, selaku pimpinan sidang, Ruhunussa tidak ingin kemudian keputusan mendorong raperda usulan inisiatif DPRD dipolemikkan kemudian hari.

“Jadi, secara kelembagaan, DPRD menyetujui,” tukasnya dari atas meja pimpinan sidang. Pantauan koran ini, meski sudah mendapat persetujuan mayoritas anggota DPRD, Rapat paripurna saat itu belum rampung. Tanggapan Bupati terhadap persetujuan DPRD belum dibacakan. Rapat paripurna saat itu juga belum rampung secara teknis karena keputusan skorsing sembari menunggu kehadiran bupati. Meski demikian, Ruhunussa mengaku optimis bahwa bupati juga memiliki semangat yang sama dengan lembaga DPRD Malteng. “Bupati sangat mendukung kemajuan daerah. Saya yakin itu,” seru Ruhunussa kepada pers usai sidang. (SM-PM)

 

author