Hari ini, Ketua DPD Golkar Malteng Ditetapkan

Masohi, Seputar Maluku.com- Vigur yang bakal memimpin DPD Partai Golkar Maluku Tengah antara Rudolf Lailossa (RL) dan Rasip Sahubawa (RS) baru akan diplenokan oleh DPD I Golkar Maluku hari ini, Rabu (26/8)
Perdebatan alot soal rujukan keabsahan rekomendasi  dukungan terhadap bakal calon ketua DPD Golkar Malteng melatari putusan hasil  musda IX Golkar Malteng yang  dipimpin Yusri A K Mahendar saat itu, Kamis (27/8), urung diambil.
Memang dinamika Musda telah menetapkan tentang rujukan yang akan dipakai yakni, dukungan yang ditanda tangani  oleh Ketua dan sekretaris DPD II Golkar Malteng, tapi penetapan ketua terpilih harus melalui pertimbangan DPP partai Golkar terlebih dahulu.
“Akan diputuskan pada jenjang setingkat diatas yakni, oleh DPD I lewat konsultasi dengan DPP,” Tandas Ketua sidang Musda IX DPD Golkar  Maluku Tengah, Yusri A K Mahendar kepada pers.
Mengapa harus diputuskan di tingkat DPD I, agar dapat meredam dampak dari lahirnya putusan.
Hasil musda yang masih mengambang, tentu memantik kekecewaan. Apalagi, disaat inti dari permasalahan yang  mengemuka sudah dituntaskan oleh pimpinan sidang saat itu.
Terutama di kubu Rudolf Lailossa (RL). Sebabnya, hasil verifikasi Steering Committee telah memutuskan keabsahan rekomendasi dukungan  terhadap RL untuk maju sebagai caLon ketua DpPD Golkar Malteng. Dan juga memutuskan bahwa rekomendasi dukungan terhadap RS tidak memenuhi syarat.
Meski demikian, kubu  RL  tetap optimis bahwa  keputusan pleno II Musda IX DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah nanti tidak berubah.
Bahwa RL pasti ditetapkan sebagai Ketua  Partai Golkar untuk  periode kedua, 2020-2025.
“Tidak mendahului kehendak Tuhan, Insya Allah, RL akan tampil sebagai sebagai pemenang, RL akan kembali memimpin Golkar untuk periode ke dua. Putusan DPD I akan menetapkan RL sebagai ketua terpilih,” sebut Ketua tim pemenangan RL, Hasan Alkatiry.
Sebelumnya usai pelaksanaan Musda IX DPD Golkar Malteng, Alkatiry sempat meluapkan kekecewaannya terhadap dinamika berdemokrasi kubu RS. Terkhusus menyangkut diangkatnya permasalahan penggunaan data silon KPU sebagai rujukan menetapkan Legalitas dukungan yang diberikan PK kepada  bakal calon ketua DPD Golkar Malteng oleh kubu pendukung RS
Sebab, sejatinya, rujukan pelaksanaan musda Golkar adalah Juklak No. 02. “Juklak 02 itu final. Tidak ada rujukan lain lagi,” Sesalnya. (SM-M)
author