Bupati : “Dana Desa dan ADD Bukan Milik Pribadi atau Golongan”

Masohi,seputarmaluku.com- Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua mengingatkan seluruh Kepala Pemerintah Negeri untuk mengelola Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) secara baik dan benar sesuai mekanisme aturan yang berlaku.

Ditegaskan, DD dan ADD merupakan dana milik masyarakat. Karena  itu,  dana dimaksud harus benar-benar dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Dana Desa dan ADD bukan milik Pribadi atau Golongan. Gunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” tegas bupati disela kegiatan Peningkatan Kapasitas Badan Usaha Milik (BUM) Negeri tahun  2018 di Aula Iklas Beramal awal pekan kemarin

Tidak sekadar mengingatkan, Bupati memastikan akan mengawal pengelolaan DD dan ADD agar tidak terjadi kesalahan. Terutama kesalahan karena disengaja untuk kepentingan pribadi maupun Kelompok.

“Jangan atas dasar ikatan darah atau kesamaan kepentingan lalu dana desa dan ADD disalurkan untuk orang atau kelompom tertentu,” tukasnya.

“Bila kedapatan praktek ini dilakukan dalam pengelolaan DD dan ADD, saya tidak segan-segan melaporkan ke ranah hukum,” ikrarnya.

Untuk memantau pengelolaan DD dan ADD, Inspektorat akan melakukan pengawasan secara ketat. “Berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat, kita akan membuat laporan resmi penyalahgunaan DD dan ADD ke ranah hukum. ke  Kepolisian atau Kejaksaan,” sebutnya. (SM-01)

author