Wagub Akan Sampaikan Permintaan Rektor Unpatti Soal Rumah Sakit Ibu dan Anak Kepada Gubernur

Ambon, Seputarmaluku.com.- Rektor Universitas Pattimura Ambon, Prof. DR. M.J. Sapteno, SH., M.Hum dalam acara Pengukuhan 18 Dokter baru, lulusan Fakultas Kedokteran Unpati di ruang Theater Fakultas Kedokteran, Selasa 23 Juli 2019, meminta Pemerintah Provinsi Maluku dapat membantu rencana pembangunan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak, dan pihak Unpatti bersedia menyiapkan salah satu lokasi lahan miliknya.

Hal ini disampaikan Sapteno, saat menyampaikan sambutan dihadapan para undangan serta Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno yang turut hadir dalam acara dimaksud.

Menurutnya, pembangunan Rumah Sakit Khusus ini juga untuk memberikan jaminan bagi kesehatan Ibu dan Anak di Maluku supaya mereka dalam mejalani perawatan lebih intensif dan nyaman.

“Lewat kesempatan ini, kebetulan bapak Wakil Gubernur juga berkenan hadir saya ingin menyampaikan bahwa ada niat dan rencana membangun Rumah Sakit khusus Ibu dan Anak.

Perencanaan dan niat baik ini kalau bisa mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Maluku, baik dalam menyediakan anggaran maupun turut bersama mencari investor yang mau membangun Rumah Sakit itu,” ungkap Sapteno.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno mengatakan, apa yang disampaikan Pak Rektor Unpatti, juga sama dengan pikiran Gubernur Maluku, Murad Ismail, dalam beberapa kesempatan pak Gubernur selalu mengatakan tentang pembangunan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak.

“Itu berarti Pak Gubernur dan Pak Rektor memiliki kesamaan pikiran dan pandangan dalam membangun kesehatan di Maluku kedepan. Untuk itu, apa yang disampaikan dan diminta oleh pak Rektor tadi akan saya sampaikan kepada pak Gubernur nanti,” kata Orno kepada wartawan usai kegiatan Pengukuhan 18 Dokter Baru di Fakultas Kedokteran Unpati.

Hal ini kata Orno, perlu dibicarakan lebih jauh secara bersama, sehingga perencanaan yang ada nanti dapat berjalan dengan baik. Ini bisa saja Pemprov menyediakan anggaran langsung atau nanti kita bisa bersama mencari investor atau pendanaan dari tempat lain, jelas Wagub.

Dirinya menambahkan, dengan pengukuhan 18 Dokter baru ini turut menanmbah jumlah tenaga dokter yang ada di Maluku, tinggal bagaimana pemerintah baik Privinsi maupun Kabupaten/Kota dapat memanfaatkan lulusan terbaik ini dalam mengisi formasi kebutuhan tenaga kesehatan di birokrasi.

“Wilayah geografis Maluku ini cukup rumit dengan begitu banyak kepualauan, ini menuntut pelayan kesehatan yang merata serta terjamin sehingga harus ada perlakukan khusus. Dengan lulusan lulusan Fakultas Kedokteran Unpati ini semoga kedepan dapat memenuhi kebutuhan ketersediaan tenaga kesehatan khususnya dokter di seluruh provinsi Maluku,” paparnya. (SM003)

author