Tim Penggerak PKK Malteng Gelar Pelatihan Tata Boga

Masohi,seputarmaluku.com – Antusiasme  peserta pelatihan tata boga yang diselenggarakan  oleh Tim Penggerak PKK TP-PKK beketjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan sangat  tinggi.

Ini nampak dari membldaknya peserta prlatihan yang mayotitas berasal dari kalangan prrempuan ini.

Adalah, ibu-ibu PKK Kecamatan,  Dharma Wanita Persatuan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Guru dan kelompok masyarakat yang ada di Kabupaten Maluku Tengah. Mereka rela meninggalkan Rutinitas yang dilakni sesehari  datang untuk mengikuti kegiatan bertema  “Melalui pelatihan tata boga kita memanfaatkan pangan lokal demi kesehatan masyarakat,” di Pandopo Bupati Maluki Tengah pada Selasa (24/7).

Kegiatan yang diinisasi oleh TP-PKK ini menghadirkan  pemateri dari Universitas Gadjah Mada Prof DR.  Sutardi, Universitas Pattimura, DR. Wardis Girsang dan Kadis  Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah dr Jeni Adijaya.

Selain menyampaikan teori, para pemateri juga berkenan membagikan pengetahuan pelatihan kepada peserta tentang membuat produk olahan diantaranya, membuat produk  VCO, Abon Ikan,  Aneka Jenis kue berbahan tepung sagu, serta produk Coconut Sari Kelapa.

Bupati Tuasikal Abua berharap, apa yang disajikan melalui teori maupun praktek, dapat diserap maksimal demi kemajuan dan kemandirian keluarga, masyarakat dan daerah.

“Tentu, kita semua mendambakan setiap keluarga di Bumi Pamahanunusa ini menjadi keluarga-keluarga yang berkualitas, sejahtera. maju. mandiri, harmonis. damai, dan bahagia,” seru Bupati melalui sambutannya.

Mewujudkan itu, sebutnya  tentu membutuhkan perjuangan. Butuh ketrampilan dan kreatifitas untuk mewujudkan cita-cita dimaksud. Fimaksudkan, salah satunya, kemampuan mengelola sumber daya lokal melalui Industri rumah dan tata boga.

” Sebab, dengan kemampuan, ketrampilan dan kreatifitas kaum perempuan yang makin berkualitas akan mampu berkiprah bersama kaum lelaki dalam kehidupan rumah tangga maupun masyarakat untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah. bangsa  dan negara ini,” tandasnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Malteng Tuasikal Amien Ru’ati optimis bahwa industri rumahan atau home industri jika dikelola secara baik dan benar dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

“Dengan pelatihan tata boga yang diselenggarakan, maka dapat mendorong industri rumahan dan tentunya berdampak positif yakni dapat meningkatkan pendapatan ekonomi  dan kesejahteraan keluarga,” serunya.  (SM-01)

author