Pemanfaatan Dana Desa Negeri Opin Tidak Sesuai Rencana

Masohi,seputarmaluku.- Tidak hanya proyek air bersih dan MCK, namun masih ada  sejumlah proyek lain yang didanai dengan anggaran Dana Desa (DD) di Negeri Opin tahun 2016 terindikasi bermasalah. Proyek air bersih berupa bak penampung tidak dapat menampung air, fasilitas penunjang berupa jaringan air bersih juga tidak ditata secara baik dan dapat dipastikan bila bak penampung tidak bermasalah pun, bisa dipastikan air tidak dapat dialirkan ke rumah- rumah warga dengan kondisi jaringan air bersih yang ada. kondisi ini ikut berdampak  juga pada MCK, karena sarana air bersih tidak ada, akibatnya warga harus mengangkut air dari tempat lain untuk digunakan pada fasilitas MCK yang ada.

“Yah seperti yang bapak-bapak lihat, fakta pengelolaan Dana Desa memang demikian,” tandas Edy, warga Opin saat ditemui wartawan pekan lalu. Informasi lain yang diperoleh, bak penampung air bersih hanya digunakan menampung air selama dua hari sebelum bak retak dan tidak bisa menampung air lagi.

Pantauan media di lokasi, letak bak juga tidak diletakan di ketinggian tapi hanya di permukaan tanah lokasi permukiman. Jaraknya hanya kira-kira 150 meter dari pusat negeri,”bebernya.

Selain dua proyek itu, Gedung PAUD yang dikerjakan pun belum tuntas hingga saat ini. Persoalan dana desa bukan semata soal realisasi di lapangan. Program maupun anggaran secara keseluruhan maupun per item proyek juga tidak diketahui publik.

Faktanya, jangankan warga, sejumlah aparatur pemerintahan di Negeri Administratif Opin, tidak tahu soal besar anggaran dan peruntukan dari anggaran yang ada.

“Kita tidak tahu besar anggaran Dana Desa. Tanya langsung kepada Penjabat atau bendahara saja,” sarannya.( SP-02)

 

 

author