Bupati Optimis, Pembangunan Daerah Terus Meningkat, Dari Pelaksanaan Diskusi Hasil Penelitian Determinasi Fertilisasi dan Pencapaian Bonus Demografi 2018

Masohi,seputarmaluku.com- Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua optimis, kurva pembangunan di Malteng mengalami tren positif.

Optimisme ini disampaikan bupati menyusul digelarnya Presentasi dan Diskusi Hasil Penelitian tentang Determinan Fertilitas dan Pencapaian Bonus Demografl 2018 di Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (12/7).

“Semoga  kedatangan Bapak dan ibu dari Puslitbang BKKBN dan pelaksanaan kegiatan Diskusi ini mendatangkan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah di bidang Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga,” harap Bupati.

Sebab sejatinya, menurut Bupati ada korelasi yang kuat antara pembangunan keluarga dengan pembangunan wilayah.

Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan merupakan bagian integral dan terpenting dari pembangunan nasional itu sendirix. “Dengan meningkatkan kualitas keluarga, akan terwujud manusia Indonesia yang mandiri dan berdaya secara ekonomi, sosial, budaya, emosional, dan mental.

Studi demografi,  jumlah penduduk memiliki peran terhadap pertumbuhan ekonomi suatu bangsa atau suatu daerah. c, pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan yang positif dengan penduduk usia kerja yakni antara usia 15 s/d 64 tahun, sedangkan hubungannya dengan anak-anak di bawaxh usia 15 tahun bersifat negatif.

“Dapat Disimpulkan bahwa ternyata penduduk usia kerja yang lebih pesat dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk usia muda,” tandasnya.

Dan,  ternyata Bonus Demografi dan Keluarga Berencana adalah dua aspek yang saling terkait. Karena Penguatan program KB akan mendorong optimalisasi keuntungan bonus demografi,” sebutnya.

“Bonus Demografi akan sulit dioptimalkan di Indonesia termasuk di Kabupaten Maluku Tengah apabila laju pertumbuhan penduduk dan kualitas sumber daya manusia kita masih masih rendah. Olehnya itu, tidak bisa diingkari bahwa untuk mencapai bonus demografl memang memerlukan berbagai upaya untuk merevitalisasi program keluarga berencana,” sebutnya.

“Dan  Program KB merupakan  investasi jangka menengah dan jangka panjang yang akan memberi manfaat yang besar bagi terbentuknya generasi muda bangsa yang berkualitas,” timpalnya.

Bertolak dari kenyataan yang ada, Bupati ngajak seluruh peserta diskusi dapat mengikuti presentasi hasil penelitian yang dilakukan oleh Tim Peneliti dari BKKBN Pusat saat itu dengan baik.

Harapannya agar, hasil penelitian tentang Determinan Fertilitas dan Pencapaian Bonus Demografl yang disajikan  Tim Peneliti dapat diserap.

Selanjutnya,   dapat menegaskan posisi, sikap dan arah kebijakan dalam menggapai bonus demografl yang ada.

“Mencapai bonus Demografi di daerah ini tidaklah mudah.   Salah satu prasyarat yang harus kita siapkan adalah mensukseskan implementasi program KB pada seluruh lapisan masyarakat di seluruh wilayah,” ujarnya.(SM-01)

author