Polsek Amahai Mediasi Konflik Dua Negeri, Pemuda Diminta Tidak Palang Jalan

Seputarmaluku.com, Masohi.- Kepolisian Sektor  (Polsek) Amahai  menggelar pertemuan dalam rangka mediasi konflik masyarakat Negeri Rutah dan Tamilouw.  Bertempat di balai pertemuan Negeri Rutah Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu 16 Juni 2019 pukul 15.30 Wit.

Kapolsek Amahai, Ipda. Ridho Masihin,SH  mengatakan, Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi antara masyarakat negeri Rutah dan Tamilow yang terjadi pada Minggu pukul 16 Juni 2019 pukul 03.45 Wit, serta meminta kepada pemuda negeri Rutah untuk membuka aksi Pemalangan jalan agar tidak menghambat aktifitas arus lintas dari negeri lainnya.

“Masalah ini sementara dalam penangan kami pihak kepolisian. Kami telah menghadirkan kedua pejabat Negeri Rutah dan Tamilow untuk segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Saat ini kami masi melakukan penahanan sekelompok pemuda dari kedua negeri untuk melakukan interogasi dan meminta keterangan dari mereka,” jelas Masihin.

Sementara itu, Pejabat Negeri Rutah, Abdullah Lewenussa meminta kepada masyarakatnya untuk tidak melakukan aksi tambahan atau provokasi yang dapat menimbulkan keresahan dan ketakutan kedua negeri nantinya.

“Masalah ini akan kami selesaikan bersama pihak kepolisian. Kami akan mencari solusi jalan keluar untuk bagaimana masalah ini secepatnya dapat diselesaikan. Untuk itu biarlah pihak kepolisian yang akan mengurus dan menyelesaikan permaslahan ini,” kata Lewenussa.

Lewenussa berharap agar masyarakat dan Pemuda Negeri Rutah khususnya dapat mengambil hikmah dari permasalahan ini.

“Tak ada gunanya kita hidup berlarut dalam permasalahan apalagi kita sebagai warga masyarakat negeri Rutah juga merupakan warga negeri Tamilow, begitupun sebaliknya masyarakat negeri Tamilow juga bagian dari Negeri Rutah.

Untuk itu marilah kita selesaikan masalah ini, jangan biarkan berlarut karena tak akan ada untungnya bagi kita, yang ada malah akan menghambat aktifitas kita sendiri,” imbaunya.

Dirinya menabahkan, masyarakat serta pemuda agar lebih dewasa dalam menyikapi permaslahan yang terjadi. Jangan mengambil tindakan yang dapat menimbulkan kegaduhan sehingga penyelesaian maslasah tidak akan tuntas.

“Saya  berharap masyarakat negeri Rutah dan basudara masyarakat negeri Tamilow, mari terus menjalin tali silaturahmi antar sesame, saling memaafkan takan menjatuhkan martabat kita. Perlihatkan kepada masyarakat negeri lain bahwa kita masyarakat Negeri Rutah dan Tamilow cinta akan kedamaian. Aksi palang jalan telah dihentikan silahkan kembali beraktifitas seperti semula tanpa ada rasa resah atau takut,”ungkapnya.

Selain Kapolsek, turut hadir dalam kegiatan tersebut, pejabat Negeri Rutah Abdullah Lewenussa, Sp, Danpos BKO Dusun Aira Yonif  Raider 136, Letda. Inf. Rudi Manurung, Kepala Pemuda Negeri Rutah, Ali  Latarissa, Kakil Ketua Saniri negeri Rutah, Hi.Adul Rauf Latarissa serta pemuda negeri Rutah. (SM008)

author