Jika Kedapatan Dana BOS Disalahgunakan, Kepsek Bakal Diproses Hukum

Masohi, seputarmaluku- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, Askam Tuasikal mengimbau para kepala sekolah pada tingkat SD dan SMP agar dapat mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sebaik mungkin sehingga tidak berurusan dengan penegak hukum.

“Kita ingatkan kepala-kepala sekolah untuk mengelola dana BOS dengan benar,supaya tidak berurusan dengan aparat penegak hukum”Demikian dikatakan Askam Tuasikal Kepada awak media ini dirunag kerjannya Kamis (8/6).

Dikatakan, yang bertangggung jawab dalam pengelolaan dana BOS tersebut adalah kepala sekolah. Mulai dari penerimaan, penyimpanan hingga pengelolaan dana itu sendiri. Hal ini tentunya menjadi lampu merah bagi kepala sekolah. Diharapkan pula kepada semua pihak untuk turut bersama mengawasi pengelolaan Dana BOS di seluruh sekolah di Kabupaten Maluku Tengah dengan baik.

“Silahkan wartawan, klau nkedapatan sikat, demikian pula orang tua murid dan semua pihak mengawasi dengan seksama pengelolaan dana BOS di sekolah-sekolah. Bila ada dugaan pelanggaran, silahkan dilaporkan ke pihak penegak hukum untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,”desaknya.

Jauh sebelumnya, kata Tuasikal, pihak dinas pendidikan sudah melakukan sosialisasi intens terkait pengelolaan dana BOS secara baik. Hal itu kita laklukan sebelum ada seruan pengawasan pengelolaan dana BOS oleh sekolah-sekolah.

“Sosialisasi intens sudah kita lakukan dengan harapan tidak terjadi kesalahan dalam pengelolaan dana BOS,”akunya.

Lebih lanjut dikatakan, jika kepala sekolah melakukan pengawasan berkaitan dengan penggunaan dan pertanggung jawaban dana itu secara baik tidak mungkin terjadi penyimpangan,”jelasnya.

Sebelumnya seruan ini juga di sampaikan Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua,berkaitan dengan dana dimaksud. jika kedapatan kepala sekolah lakukan penyimpangan terhadap dana BOS akan di copot dari jabatannya.
“kita Tidak main main, bila kedapatan ada kepala sekolah yang lakukan penyimpangan akan kita copot dari jabatannya karena dinilai tidak mampu. Kita akan mempromosikan orang-otang yang dinilai lebih cakap dan mampu,”katanya. (SP-02)

author