Warga Telutih Baru Terima BLT DD

63 views
Masohi,Seputarmaluku.com- Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Negeri Telutih Baru disalurkan. Sebanyak 157 Kepala Keluarga (KK) menerima bantuan yang disalurkan dalam bentuk uang tunai ini.
Peniabat (Pj) Kepala Pemerintah Negeri (KPN) Telutih Baru, Sanawia Tehuayo mengatakan,  KK penerima manfaat BLT Dana Desa ini merupakan KK yang benar-benar memenuhi ketentuan dan berhak menerima bantuan yang secara tunai disalurkan sebesar Rp. 600 ribu per KK ini.
“Yakni, KK yang terdampak langsung pandemi Covid-19, bukan penerima manfaat Dana sosial lain, dan yang memenuhi ketentuan lainnya sebagaimana ketentuan yang berlaku,” tandas Tehuayo.
“Dan, BLT ini disalurkan dalam bentuk uang tunai,” sambungnya.
Sebelumnya, sempak berkembang isu bahwa  BLT DD  Negeri Telutih baru akan disalurkan dalam bentuk Natura. Informasi yang tidak tertangfjng jawab itu menyebut, BLT akan dikonversi dalam bentuk sembako.
“Tidak benar bahwa dana BLT DD disalurkan dalam bentuk non tunai. Penyaluran BLT kita lakukan merujuk pada instrukai presiden, Bupati Camat Tehoru,” katanya.
Pantauan media ini, BLT DD Negeri Telutih Baru disalurkan secara simbolis oleh Camat Tehoru Abd Latif Key.
Camat dalan arahannya sebelum menyalurkan BLT mengingatkan segenap calon penerima manfaat BLT DD untuk dapat memanfaatkan dana yang ada  dengan baik sebagaimana peruntukannya. Yakn, mwminimalisir dampak langsung pandemi Covid-19.
“Pergunakan dana ini sebaik-baiknya. Jangan di salahgunakan,” pesannya.
Dijelaskan, BLT DD  merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan terpenuhinya kebutuan pangan warga di tengah pandemi covid-19. Lantaran itu, diingatkan agar dana yang ada tidak dimanfaatkan untuk membelanjakan kebutuhan lain.
Camat juga menghimbau agar masyarakat meningkatkan ketahanan pangannya dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk berkebun tanaman pangan.
“lahan -lahan pekarangan yang selama ini tidak ditanami, saat ini sudah harus ditanami. Tanam sebanyak-banyaknya bahan pangam berupa kasbi, ubi, keladi,” serunya. (SM-PAI).
author