Sinkronisasi Data Jadi Kendala Penyaluran BLT DD di Malteng

Masohi,Seputarmaluku.com- Hingga saat ini, belum satupun Negeri di Kabupaten Maluju Tengah merealisasikan penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Kondisi ini diduga kuat lantaran peliknya proses sinkronisasi data. Sekadar tahu, data calon penerima BLT DD adalah mereka yang tidak menerima dana bantuan sosial lainnya dari pemerintah. salah satunya adalah dana Program Keluarga Harapan (PKH).

Nah, agar penerima BLT nantinya benar-benar adalah warga yang tidak menerima dana bantuan lain, pemerintah Negeri harus menyinkronkan data nama calon penerima yang ada dengan data instansi teknis yang salah satinya, menangani penyaluran dana PKH yakni,  Dinas Kesejahteraan Sosial.

Nah, tidak dimiliknya data  Penerima PKH dan Bantuan sosial lain inilah yang menjadi kendala Pemerintah Negeri merampungkan draft nama –  calon penerima BLT.

“Iya, Kita sampai saat ini masih datang untuk menyinkronkan data nama-nama calon penerima BLT yang telah berproses di Negeri dengan data nama-nama penerima bantuan PKH di Kabupaten,” akui  Sekretaris Negeri  Karlutu Kecamatan Seram Utara Barat kepada pers, Sabtu (2/5) di Kantor Bupati Malteng.

permasalahan sinkronisasi data sejatinya cukup menguras energi. apalagi bila proses sinkronisasi data tidak bisa dilakukan di tempat. atau minimal di kantor Kecamatan agar memperpendek rentang kendali koordinasi.

Sinkronissi data sejatinya sangat penting. sebab, dengan demikian,  dana BLT dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang  terdampak covid-19.

Hasil penelusuran media ini, hingga saat ini belum satupun negeri di Malteng menyalurkan dana BLT.

Ini diperkuat dengan belum dirilisnya data nama negeri yang telah menyalurkan dana BLT oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Negeri dan Perlindungan Perempuan dan Anak (DPMN-PPA) Kabupaten Maluku Tengah.

Bahkan, Kepala DPMN-PPA, Ahmad Namakule saat disambangi wartawan untuk meminta nama-nama negeri yang telah menyelesaikan proses sinkronisasi data calon penerima BLT DD belum mengantongi data apapun.

“Nanti setelah datanya rampung, saya hubungi,” jawab Namakule singkat.

Keterlambatan ini tentu sangat disayangkan. Sebab, dampak Covid-19  sudah tidak bisa dihindari. apalagi oleh warga miskin di perdesaan.

Cilakanya, di hampir semua Kabupaten / Kota di Maluku, Dana BLT sudah disakurkan. Tapi di Kabupaten Maluku Tengah, Negeri-negeri masih disibukan dengan proses sinkronisasi data. (SM-02)

 

author