Pembelanjaan Peralatan Covid-19 Pemkab Malteng Akan Diusut DPR

Masohi,Seputarmaluku.com-Komisi IV DPRD Malteng bakal mempertanyakan Kebijakan pemerintah Kabupaten Maluku Tengah yang mengadakan Peralatan Covid-19 oleh PT Ambon Jaya Perdana (AJP).

“Sejumlah informasi seputar pengadaan peralatan Covid-19 sebagaimana diberitakan Media jadi referensi bagi Komisi untuk nanti memintai penjelasan instansi teknis yakni Dinas Kesehatan,” tandas Ketua Komisi IV DPRD Maluku Tengah Jailani Tomagola, Jumat (8/5).

Menurutnya, penggunaan anggaran daerah pada prinsipnya memang harus dipertanggung jawabkan.  Meski demikian, dirinya enggan berspekulasi  menyoal berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat menyangkut hal ini.

“Kalau saat ini saya menjabat Ketua DPRD Malteng, Pemerintah daerah sudah kita (DPRD Malteng) panggil dan mintai keterangannya terkait  hal ini. Informasi -informasi yang ada kita (Komisi) tampung sebagai masukan,” katanya.

Wakil rakyat dua periode dari partai Demokrat ini mengatakan, semua jenis pengelolaan anggaran berpotensi disalahgunakan. Termasuk Angaran pembelanjaan penanganan Covid-19.

” Di Level pusat saja indikasi tarik menarik kepentingan yang menga” Di Level pusat saja indikasi tarik menarik kepentingan yang mengarah negatif, artinya bahwa indikasi serupa juga sangat mungkin terjadi di daerah,” serunya.rah negatif, artinya bahwa indikasi serupa juga sangat mungkin terjadi di daerah,” serunya.

Sekadar Tahu, Nama PT AJP baru terkuak ke publik sebagai  perusahaan tunggal yang direstui sebagai penyedia peralatan Covid-19 untuk Pemkab Malteng setelah ramainya pemberitaan terkait aktifitas jual beli APD di lingkungan Kejaksaan Negeri Maluku Tengah. Sehari paska pemberitaan media ini, PT AJP kemudian berkemas. Seluruh aktifitas serta barang dagangannya dipindahkan ke lokasi baru di bilangan Kelurahan Letwaru, Kota Masohi. PT AJP juga merupakan perusahaan yang menyediakan peralatan Covid-19 bagi Negeri-negeri di Maluku Tengah. Dalam perkembangannya, diketahui pula bahwa faktur pembelanjaan peralatan Covid bukan atas nama PT AJP tapi perusahaan lain yang bermarkas di Jakarta. (SM-02)

author