Dalil Keamanan Bertransaksi, Alasan Perusahaan “Jualan”APD di Lingkungan Kejari Malteng

Masohi,Seputarmaluku.com-Perusahaan penyedia Peralatan Covid-19 “Ambon Jaya Perdana”  angkat bicara  mengklarifikasi pemberitaan seputarmaluku.com edisi Minggu (3/5) dengan judul “Kejari Malteng “Jualan” APD ? “. kepada pers, salah satu pimpinan di perusahaan itu, Ibrahim Salong menyebut bahwa bisnis yang dijalankannya sama sekali tidak ada kaitan dengan institusi manapun. Termasuk  Kejaksaan Negeri Maluku Tengah.

Mengapa transaksi jual beli Peralatan Covid-19 bisa dilakukan perusahaan  di “markas” Kajari Malteng, itupun, disebut, tidak berkaitan dengan adanya keterlibatan institusi atau pihak tertentu.

Kepada pers di kantor barunya di bilangan Kelurahan Letwaru Masohi, Salong mengatakan bahwa alasan keamanan bertransaksi yang  melatari kenapa dirinya bisa berjualan disana.

Keinginannya berjualan peralatan Covid-19 di lingkungan Kejari Malteng terpenuhi karena Salong sudah kenal dengan Kajari Malteng Juli Isnur sebelumnya.

“Pertanyaan kenapa saya disana ? terus terang, saya pernah ketipu. Tidak dibayar. Jadi saya minta perlindungan. Kebetulan saya kenal,” tandasnya.

Penjelasan Salong mematahkan keterangan Kajari Malteng Juli Isnur kepada pers melalui Group Whatsapp “Group Pers Kajari Malteng”  bahwa pemilik barang belum mendapat kontrak rumah karena itu, diarahkan memanfaatkan gedung IAD milik Kajari Malteng untuk ditempati.

“Si pemilik barang belum mendapatkan kontrakan rumah. daripada kebingungan saya bilang pakai saja dulu ruang IAD yang kosong sambil kalian cari kontrakan di mana,” jelas Kajari. (SM-02)

 

 

author