BLT DD Negeri Mosso Mulai Disalurkan

87 views

Tehoru,Seputarmaluku.com-Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (DD) disalurkan pemerintah Negeri Mosso Kecamatan Tehoru kepada Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat. Ini merupakan Pembagian perdana BLT DD di Kecamatan yang bersebelahan  Dengan Kecamatan Telutih dan Kecamatan Amahai ini.

Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat DD, sebagaimana penuturan Penjabat (Pj)  KPN Mosso, Syamsul Hayoto adalah sebanyak 121 KK. Dirinya memastikan bahwa  KK penerima manfaat adalah benar-benar merupakan warga Negeri Mosso yang terdampak Pandemi Covid-19. serta, bukan penerima manfaat para program bantuan sosial lainnya.

“Dan, BLT kita salurkan dalam bentuk uang tunai dengan Nominal Rp. 600 ribu,” Ungkapnya.

Sebanyaj 121 Kepala Keluarga menjadi sasaran penyaluran BLT DD dalam bentuk uang tunai tersebut.

Pantauan media ini, BLT DD Negeri Mosso saat itu disalurkan secara simbolis oleh Camat Tehoru Abd Latif Key di Negeri Mosso.

Camat dalan arahannya sebelum menyakurkan BLT mengingatkan agar dana bantuan yang ada dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sebab, dengan demikian, maka harapan besar pemerintah agar dampak pandemi Covid-19 dapat diminimalisir bisa tercapai.

 

“Gunakan dana ini sebaik-baiknya. Prioritaskan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan pangan keluarga,” pesannya.

Kesempatan itu, camat juga  mengedukasi warga tentang pemanfaatan Dana Desa dalam kaitannya dengan penganggaran Pandemi Covid-19.

“Dana Desa sebagaimana Instruksi Presiden dimanfaatkan untuk dua program yakni pencegahan dan penanganan dampak pandemi covid -19,” jelasnya.

“Untuk Pencegahan,  realisasinya antara lain berupa  kegiatan  sosialisasi Covid-19. Sedangkan Penanganan dampak Covid adalah berupa pembagian  BLT disaat ini,” rincinya.

Dijelaskan pula tentang peniadaan penganggaran untuk program-program pembangunan fisik lantaran harapan besar pemerintah adalah bagaimana mempercepat pemutusan mata rantai virus Corona.

“Untuk ketahuan masyarakat usulan program pembangunan fisik  sudah dibatalkan. Anggaran Dana Desa dialihkan untuk pencegahan dan penanganan dampak pandemi covid-19,” sebutnya.

Agar harapan besar pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 bisa terealisasi, Camat menhingatkan pentingnnya kerja bersama seluruh lapisan masyarakat.

” Taati dan patuhi himbawan dari pemerintah. Kalau ada keluarga yang datang dari luar maluku dan ambon,” tutupnya. (SM-PAI)

 

author