APD Covid-19 Pemkab Malteng Dibeli Dari Pihak Ketiga

Masohi,Seputarmaluku.com- Bukan cuma Pemerintah Negeri, Seluruh Kebutuhan Peralatan Covid-19 dilingkup pemkab Malteng ternyata dibeli dari PT Ambon Jaya Perdana.

Faktanya bahwa PT. AJP bukanlah perusahaan penyedia alat kesehatan dan Farmasi. diketahui dari faktur pembelanjaan yang disodorkan kepada pihak pembeli. disitu, jelas, bukan nama PT AJP yang tertera tapi perusahaan lain. yakni, PT Delvi Primatama yang bermarkas di Jakarta sesuai dengan alamat yang terlampir dalam dokumen faktur.

Kadis Kesehatan Malteng Jeni Adijaya membenarkan pembelian peralatan Covid-19 dari PT AJP. menurutnya, keputusan memilih PT AJP untuk menyediakan peralatan Covid-19 karena kondisi darurat.

“Iya. Ini kan kondisi darurat. Tidak masalah,” tandasnya, Selasa (5/5).

Sekadar tahu, PT. AJP sesuai pengakuan salah satu pimpinannya, Ibrahim Salong merupakan perusahaan yang bergerak di bidang ekonomi sosial.  Dikatakan, Kecepatan perusahannya mendatangkan peralatan covid-19 ke Malteng merupakan poin plus perusahaannya dipercaya menyediakan semua kebutuhan peralatan covid-19 di Kabupaten Maluku Tengah. Termasuk kebutuhan pemerintah Negeri dan Lingkungan Pendidikan (Sekolah).

“Pemkab Malteng berupaya memperoleh peralatan Covid-19, namun sampai  saya datang (di Masohi) barangnya belum ada.”Sehingga saya telepon ke Jakarta, Alhamdulilah barangnya ada, dan, satu hari kemudian, barang itu sudah sampai di Maluku Tengah,” kisahnya.

“Karena kecepatan saya menghadirkan barang, sehingga saya diminta untuk bisa mendatangkan barang untuk mencukupi kebutuhan di Maluku Tengah,” timpalnya.

Sekadar Tahu, PT.AJP sejak menjalankan bisnis Peralatan Covid -19 di Maluku Tengah, diketahui tidak  memiliki Kantor ataupun gudang penyimpanan peralatan Cobid -19. Seluruh Aktifitas bisnisnya dilakukan di Lingkungan Kejaksaan Negeri Maluku Tengah. Tepatnya, di gedung IAD Kejari Malteng.

Baru pada Minggu (3/5) PT. AJP pihak perusahaan memobilisasi  barang dagangannya dari lingkungan Kejari Malteng ke lokasi yang baru di bilangan Kelurahan Letwaru Kota Masohi.

Bisnis peralatan Covid-19 yang dijalankan  PT. AJP di lingkungan Pemkab Malteng bernilai milyaran rupiah.  Betapa tidak, kebutuhan Peralatan covid-19 satu negeri saja mencapai angka Rp. 46 juta.  Itu belum termasuk kebutuhan instansi kesehatan, Pendidikan (Sekolah) dan lingkungan Dinas, Badan serta kantor. (SM-02)

 

author