Akibat Corona, Pelaksanaan Quota PTSL Kantor Pertanahan Kota Ambon Berkurang

Seputarmaluku.com, Ambon.- Rencana Kegiatan Pengukuran Bidang Tanah sesuai quota yang diterima Kantor Pertanahan Kota Ambon untuk tahun 2020 yang tadinya sebanyak 6000 bidang serta Sertipikat sebanyak 2800 bidang terpaksa harus berkurang akibat mewabahnya Covid-19 di Indonesia.
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Ambon, Adolf Aponno, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa 12 Mei 2020.
Menurutnya, pengurangan jumlah quota dalam kegiatan Pengukuran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020 ini dikarenakan adanya pengalihan sebagian anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional untuk penangan Covid-19 yang mewabah di seluruh daerah di Indonesia.
“Akibat mewabahnya Covid-19 maka sebagian besar anggaran Kementerian ATR/BPN dialihkan untuk penanggulangan dampak virus Corona di Indonesia, sehingga quota kegiatan PTSL di seluruh daerah terpaksa harus dikurangi.
Hal ini berdampak pada berkurangnya quota PTSL di Kota Ambon yang tadinya untuk pengukuran bidang tanah sebanyak 6000 berkurang menjadi 2400, sementara untuk Sertipikat yang tadinya 2800 menjadi 2500. Sehingga yang awalnya quota tersebut akan diperuntukan bagi 14 Desa/Kelurahan berkurang menjadi 6 Desa/Kelurahan saja,” jelas Aponno.
Dengan demikian, lanjut Kakantah, dari 14 Desa/Kelurahan yang direncanakan tersisa 8 Desa/Kelurahan yang harus dipending untuk dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang, termasuk anggarannya dissaving untuk tahun depan dan itu menjadi prioritas.
Aponno menambahkan, untuk kegiatan sosialisasi PTSL di 6 Desa/Kelurahan di kota Ambon terkait kegiatan PTSL ini semuanya sudah terlaksana. Sementara untuk 8 Desa/Kelurahan lainnya ada beberapa juga yang sudah tersosialisasikan dan akan dilanjutkan pada tahun 2021. .com, Ambon.- Rencana Kegiatan Pengukuran Bidang Tanah sesuai quota yang diterima Kantor Pertanahan Kota Ambon untuk tahun 2020 yang tadinya sebanyak 6000 bidang serta Sertipikat sebanyak 2800 bidang terpaksa harus berkurang akibat mewabahnya Covid-19 di Indonesia.
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Ambon, Adolf Aponno, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa 12 Mei 2020.
Menurutnya, pengurangan jumlah quota dalam kegiatan Pengukuran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020 ini dikarenakan adanya pengalihan sebagian anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional untuk penangan Covid-19 yang mewabah di seluruh daerah di Indonesia.
“Akibat mewabahnya Covid-19 maka sebagian besar anggaran Kementerian ATR/BPN dialihkan untuk penanggulangan dampak virus Corona di Indonesia, sehingga quota kegiatan PTSL di seluruh daerah terpaksa harus dikurangi.
Hal ini berdampak pada berkurangnya quota PTSL di Kota Ambon yang tadinya untuk pengukuran bidang tanah sebanyak 6000 berkurang menjadi 2400, sementara untuk Sertipikat yang tadinya 2800 menjadi 2500. Sehingga yang awalnya quota tersebut akan diperuntukan bagi 14 Desa/Kelurahan berkurang menjadi 6 Desa/Kelurahan saja,” jelas Aponno.
Dengan demikian, lanjut Kakantah, dari 14 Desa/Kelurahan yang direncanakan tersisa 8 Desa/Kelurahan yang harus dipending untuk dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang, termasuk anggarannya dissaving untuk tahun depan dan itu menjadi prioritas.
Aponno menambahkan, untuk kegiatan sosialisasi PTSL di 6 Desa/Kelurahan di kota Ambon terkait kegiatan PTSL ini semuanya sudah terlaksana. Sementara untuk 8 Desa/Kelurahan lainnya ada beberapa juga yang sudah tersosialisasikan dan akan dilanjutkan pada tahun 2021. SM003

author